11 Desember 2023

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh

4 min read
Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh

Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh

Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh
Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh

Hasil Pertandingan Bayer Leverkusen vs Atletico Madrid Р Diego Simeone Atletico Madrid sedang mencari jawaban. Usai tim asuhannya melewatkan kesempatan untuk meraih kemenangan beruntun Liga Champions. Dua gol terlambat dari Bayer Leverkusen memberi tim tuan rumah kemenangan dalam pertemuan kontroversial.

Keputusan wasit mencuri perhatian utama, tetapi Atletico meninggalkan banyak hal ketika Robert Andrich dan Moussa Diaby melenggang melewati pertahanan Spanyol. Keduanya berhasil mencetak gol melewati Ivo Grbic menjelang tahap penutupan.

Fakta bahwa wasit Michael Oliver dan tim VAR melewatkan bola tangan yang paling mencolok dari semua bola tangan Edmond Tapsoba benar-benar tidak dapat terpahami. Oliver bahkan tidak menonton ulang insiden itu, apalagi mempertimbangkan untuk tidak memberikannya.

Pada tahap permainan pertengahan babak pertama  Atleti sejatinya berada di puncak meski skor masih 0-0. Sebuah gol dari tendangan penalti mengubah corak pertandingan sepenuhnya. Memungkinkan pasukan Diego Simeone untuk lebih dalam menekan Jerman guna menciptakan sesuatu yang gagal mereka lakukan pada sebagian besar pertemuan.

Diego Simeone Atletico Madrid Tak Menduga Pasukannya Kalah Mutlak

Keberuntungan tidak berpihak pada skuad asuhan Diego Simeone Atletico Madrid. Memasuki babak pertama, kedua tim terlihat sangat ngotot memenuhi keinginannya membawa pulang kemenangan. Selain jual-beli serangan terjadi, Bayer Leverkusen dan Atletico Madrid aktif saling memberikan tekanan.

Sementara Atletico Madrid yang bertandang ke Bay Arena, tak gentar menekan tuan rumah. Demikian juga sebaliknya, Leverkusen tak mau kalah dari tim tamu di hadapan ribuan penggemar. Hanya saja, dari kedua tim masih belum ada yang mampu mencetak gol pada menit awal babak pertama.

Baca Juga: Francesco Totti Eks AS Roma Depresi: Ilary Punya Orang Lain!

Sehingga kedudukan tetap 0-0 hingga kedua tim turun minum. Pada saat memasuki babak kedua, Bayer Leverkusen terus menjaga ritme permainan. Gerardo Seoane selaku pelatih kepala Bayer Leverkusen memasukkan lima pemain sekaligus. Hal yang sama juga Simeone lakukan terhadap pasukan Los Rojiblancos.

Namun nyatanya, sampai menit ke-75 kedua tim sama-sama mendapatkan kebuntuan dalam melancarkan aksi lapangan. Atleti maupun Leverkusen belum mampu mencetak gol. Menunjukkan betapa kokohnya lini pertahanan dari semua kesebelasan. Meskipun demikian Los Rojiblancos tak bukanlah tim yang mudah menyerah.

Baca Juga: Liverpool Tawarkan Rp1.75Triliun, Jurgen Klopp Ngidam Valverde

Sebuah kejutan datang berurutan menerpa Simeone yang harus melihat bagaimana situasi lapangan berubah. Robert Andrich berhasil mencetak gol untuk Neverkusen, setelah memanfaatkan umpan silang yang Jeremie Frimpong berikan. Seketika skor berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah. Setelah unggul tim Gerardo Seoane nampak semakin percaya diri menambahkan koleksi gol.

Hal tersebut terbukti, dalam tiga menit Bayer Leverkusen menggandakan kedudukan mereka. Terlebih Jeremie Frimpong sukses menjadi motor serangan bagi pasukan Neverkusen. Sementara Moussa yang bermain pada sayap kanan lantas mencetak gol menit ke-87. Ia menyambut dengan baik umpan Jeremie Frimpong, kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk kemenangan Bayer Leverkusen.

Unggul Secara Statistik Tak Berarti Atletico Madrid Keluar Sebagai Pemenang

Atletico Madrid unggul secara statistik permainan, Los Rojiblancos sangat mendominasi penguasaan bola. Kala itu tim asuhan Simeone berhasil menguasai bola sebanyak 55% . Atletico Madrid sukses melepaskan 3 tembakan ke arah gawang dari 12 percobaan.

Sementara Bayer Leverkusen hanya menguasai bola sebanyak 45% serta berhasil melepaskan 5 tendangan ke arah gawang dari 18 percobaan. Kemenangan ini merupakan perolehan terbaik mereka, sekaligus membawa Leverkusen berada pada posisi kedua klasemen Fase Grup B Liga Champions.

Jeremie Frimpong tak dapat terpungkiri menjadi mimpi buruk untuk Los Rojiblancos. Lantaran aksi permainan yang ia tunjukkan sangat memberikan keuntungan bagi Bayer Leverkusen. Meskipun pemain asal Belanda itu tidak mencetak gol, namun pergerakannya sangat merepotkan lini pertahanan Atletico Madrid. Terlebih 2 assist yang ia berikan mampu membuat Bayer Leverkusen gapai kemenangan Liga Champions.

Akibat kekalahan 2-0 Los Rojiblancos patut melakukan evaluasi terlebih pada lini pertahanan mereka yang sedikit kedodoran. Pasalnya tim Spanyol akan melakoni Derby Madrid yang berlangsung pada Senin dini hari.

Los Rojiblancos Mencatatkan Kekurangan Selama Berlaga

Rasa takut melanda setiap dan setiap penggemar Atletico saat mereka melihat bahwa Jan Oblak tidak tersedia. Sebagai gantinya Mario Hermoso dan Felipe Monteiro akan menjadi starter di pertahanan. Selama prosesnya Hermoso memutuskan untuk menonjol sebagai versi yang sangat buruk dari keduanya.

Bayer Leverkusen terus-menerus melihat ke sayap kiri untuk menargetkan Atleti. Lantaran Hermoso dengan mudah terdorong keluar dari bola. Ia tidak menyadari posisi dan hanya memenangkan 41% dari duel. Kalau bukan karena cover Reinildo dan Axel Witsel situasi lapangan bisa menjadi lebih buruk lagi.

Tujuh pertandingan memasuki musim ini, Simeone belum bisa mengandalkan bek pilihan pertamanya Josema Gimenez dan Stefan Savic. Perjuangan cedera mereka dan catatan disipliner adalah kejadian yang terlalu langka. Atleti sangat membutuhkan penutup berkualitas ketika mereka tidak tersedia.

Hermoso dan Felipe hanya memenangkan satu dari 10 pertandingan terakhir. Rekor suram yang menunjukkan dampak negatif dalam kesebelasan. Kedatangan Reinildo telah membantu, tetapi bek solid lainnya sangat penting.

Mungkin tidak ada perbedaan besar antara 80 menit pertama melawan Porto minggu lalu. Atletico memiliki peluang yang tidak terpakai optimal, mereka juga gagal menciptakan banyak ancaman. Menjelang bentrokan dengan Real Madrid pelatih akan pergunakan untuk merefleksikan kesalahan mereka.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.