16 April 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Gareth Bale Real Madrid Segera Akhiri Hubungan Toxic

3 min read
Gareth Bale Real Madrid Segera Akhiri Hubungan Toxic

Gareth Bale Real Madrid Segera Akhiri Hubungan Toxic

Gareth Bale Real Madrid Segera Akhiri Hubungan Toxic
Gareth Bale Real Madrid Segera Akhiri Hubungan Toxic

Kabar Terbaru Real Madrid – Gareth Bale Real Madrid akan memainkan pertandingan terakhir pada hari Minggu, 29 Mei 2022 dini hari. Bale ingin segera mengakhiri hubungan toxic bersama Los Blancos. Ia harus melepaskan belenggu emosional dan mental yang melibatkan kehidupan dalam hubungan pribadi sekaligus profesional.

Bukan rahasia bila hubungan Gareth Bale memang rusak dengan Real Madrid. Padahal tim Santiago Bernabeu telah memberikan kesuksesan dan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi. Final Liga Champions UEFA melawan Liverpool di Paris akan menandai penutupan babak paling signifikan dalam karir Bale.

Sekalipun Real Madrid bisa membawa pulang trofi utama kelima belas. Semua itu tidak akan memperbaiki kerusakan hubungan antara pemain Wales itu dengan tim. Tekanan yang Gareth Bale dapatkan jelas semakin memperparah perasaan campur aduknya.

Gareth Bale Real Madrid Surat Kabar Lokal Labeli Sebagai Parasi Welsh

Menyakitkan Gareth Bale Real Madrid ketika pada bulan Maret 2022, mendapatkan label Parasit Welsh oleh surat kabar olahraga harian berpengaruh Marca. Pembunuhan karakter yang tidak perlu dan bersifat pribadi. Semia terpicu melalui keberaniannya mencetak dua gol untuk Wales dalam kemenangan play-off Piala Dunia 2022 atas Austria.

Padahal sebelumnya ia melewatkan kekalahan El Clasico 4-0 dari Barcelona beberapa hari sebelumnya. Hanya saja Madridistas tak perlu terpengaruh untuk berbalik melawan Gareth Bale. Hubungan Bale dengan tim terus memburuk bermula pada musim 2018-2019 ketika Zinedine Zidane sebagai manajer.

Baca Juga: Neymar PSG Les Parisiens Sudah Menyerah! Ingin Segera  Perpisahan

Cedera semakin mengganggu sekaligus menguji kesabaran penggemar Real Madrid. Berusaha memahami akhir dari hubungan Gareth Bale dengan Los Blancos membutuhkan penyelaman mendalam. Ironisnya, saat melawan Liverpool pada Liga Champions UEFA 2018. Pemain internasional Wales datang dengan waktu tersisa kurang dari 30 menit.

Gareth Bale menjadi penentu momentum penting dengan mencetak dua gol. Ia mengubah kedudukan yang semula 1-1 menjadi 3-1. Sekaligus mengklaim penghargaan Man of the Match untuk juara Eropa keempat kalinya. Tendangan overhead Bale luar biasa membuat Real Madrid unggul dalam beberapa menit.

Terus Kecewa, Gareth Bale Jarang Turun Lapangan Sebagai Starter

Gareth Bale sangat kecewa tidak memulai permainan. Sekalipun ia merasa layak menjadi starter untuk Real Madrid. Tetapi jelas manajer membuat keputusan. Bale harus bermain minggu demi minggu tanpa kemungkinan turun lapangan. “Itu tidak terjadi musim ini karena satu dan lain alasan. Saya harus duduk di musim panas mendiskusikannya dengan agen saya dan mengambilnya dari sana,” ungkap Gareth Bale.

21 gol di semua kompetisi dengan dua gol terakhir mengantarkan kesebelasan mendapatkan trofi Liga Champions.  Gareth Bale bermain 42 pertandingan untuk Real Madrid di semua kompetisi selama musim 2018-2019. Namun Maret 2022 ia mengakhiri masa kekuasaan singkat Santiago Solari.

Baca Juga: Mohamed Salah Liverpool Bicara Balas Dendam, Belum Lupakan Ramos

Sementara cedera juga membatasi penampilan Gareth Bale untuk Real Madrid. Tidak bisa menghindari kebencian Madridistas yang semakin mengakari. Kontraknya panjang dan menguntungkan telah digunakan untuk melawan beberapa inci kolom yang brutal.

Tetapi alih-alih mengusir Bale dari klub, mereka hanya memicu keinginan untuk melihat durasi perjanjiannya. Kini waktunya telah tiba bagi Gareth Bale akhirnya mengucapkan selamat tinggal di Madrid. Air mata tidak akan tumpah bagi salah satu pihak, tujuan berikutnya kemungkinan bergantung pada keberhasilan Wales bulan depan.

Loyalitas Terhadap Wales Lebih Tinggi Ketimbang Bersama Los Blancos

Gareth Bale adalah kapten Wales terkenal dengan semangat, dedikasi, dan komitmennya untuk negaranya tidak pernah goyah. Sebagai seorang pemuda, ia berhadapan dengan dunia sepak bola internasional yang tak kenal ampun.

Wales hanya tinggal satu pertandingan lagi untuk mengakhiri penantian 64 tahun untuk mendapatkan tempat putaran final Piala Dunia di Qatar 2022. Sementara fokus Gareth Bale adalah final Liga Champions UEFA. Ia mengerti takdir negaranya akan datang pada minggu berikutnya menghadapi Skotlandia atau Ukraina di final play-off yang menentukan.

Mewakili Wales pada putaran final Piala Dunia lebih berarti bagi Bale daripada medali atau rekor klub mana pun. Sementara pencapaian karirnya bersama Los Blancos sebagian besar tidak ada bandingannya. Karena ia tidak akan pernah benar-benar dihargai selama merumput dengan Real Madrid.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.