Giovanni Simeone Patahkan Keberuntungan Kandang Rossoneri

Giovanni Simeone Patahkan Keberuntungan Kandang Rossoneri
Giovanni Simeone Patahkan Keberuntungan Kandang Rossoneri

Hasil Pertandingan AC Milan vs Napoli – Giovanni Simeone Napoli membuat AC Milan kehilangan pertandingan Serie A pertama mereka dalam sembilan bulan. Tuan rumah kalah 2-1 oleh Napoli di San Siro pada Senin dini hari.

Ketiga gol tercipta pada babak kedua saat Napoli unggul melalui penalti yang wasit berikan setelah tinjauan VAR. Matteo Politano mencetak gol meskipun Mike Maignan menebak dengan cara yang benar. Olivier Giroud muncul dengan gol besar lainnya membuat penyelesaian tribun dengan equalizer. Tetapi Giovanni Simeone akhirnya mendapatkan gol kemenangan untuk Partenopei tepat 20 menit akhir pertandingan.

Hasilnya, pasukan Luciano Spalletti membuat kekalahan satu gol lagi atas Milan dan mereka unggul tiga poin bersama Atalanta. Stefano Pioli membuat sejumlah perubahan pada starting line-up saat Simon Kjaer, Junior Messias, Charles De Ketelaere dan Rade Krunic masuk ke tim. Setelah kemenangan tengah pekan atas Dinamo Zagreb dengan Rafael Leao dalam masa hukuman skorsing.

Giovanni Simeone Napoli, Membalikkan Situasi Laga Serie-A

Sebelum Giovanni Simeone menyumbangkan gol penentu dalam yang seketika merubah kondisi lapangan. Titik nyala pertama terjadi selang beberapa menit pembukaan ketika Kvaratskhelia mencoba menerobos melewati Kjaer dari sayap kiri Napoli. Tetapi jatuh ke lantai sambil memegangi wajahnya setelah menguasai bola dengan mengklaim ia mendapat pelanggaran ke wajahnya. Meskipun wasit menilai tidak ada pelanggaran yang terjadi.

AC Milan lebih banyak menguasai bola pada awal pertandingan. Tuan rumah mendapat peluang babak pertama jatuh ke tangan pemain besar Olivier Giroud. Sebuah tendangan sudut tertepis ke tepi kotak. Tepat ada Theo Hernandez yang lantas melepaskannya kembali ke area berbahaya. Kemudian rekan senegaranya melepaskan tembakan melebar dari dalam kotak untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Arsenal Liga Inggris Kiprahnya Sukses Tekuk Brentford Tanpa Ampun

Beberapa saat kemudian Theo kembali membuat beberapa masalah, kali ini menerima umpan dekat byline dari Krunic. Ia menembakkan bola ke gawang tetapi De Ketelaere tidak bisa melakukan peregangan untuk menyambutnya dengan tap-in. Meskipun Giroud juga bebas untuk sebuah cut-back yang mungkin merupakan pilihan lebih baik.

Giroud terus menjadi jantung dari peluang Milan, dan ia berharap bisa tampil lebih baik pada menit ke-12. Ketika ia melepaskan umpan silang indah dari Tonali yang berada di sebelah kiri. Beberapa saat kemudian Alex Meret melakukan penyelamatan besar pertama. Striker berusia 35 tahun itu menemukan bola dalam kotak dan melepaskan tembakan ke sudut atas.

Baca Juga: Derby Madrid La Liga, Real Madrid Beri Mimpi Buruk Rojiblancos

Semua ancaman terus datang ke sisi kiri Milan saat Giroud kembali menyundul umpan silang Theo. Kemudian De Ketelaere menjadi pemasok untuk striker veteran itu. Tetapi ia melakukan tendangan voli yang melenceng dari sasaran. Sementara Calabria berada pada posisi lebih baik di belakangnya untuk melepaskan tembakan.

Bentrokan AC Milan Kontra Napoli Semakin Sengit

Meret kembali terpilih untuk beraksi saat sepak pojok dari sisi kanan Milan mengarah ke tiang jauh. Sudah ada Krunic menunggu, meskipun kiper Italia itu lagi-lagi melakukan penyelamatan ke atas mistar. Aksinya secara otomatis semakin membuat Rossoneri frustrasi.

Kvaratskhelia adalah orang berbahaya dari tim tandang dengan empat gol musim ini. Lantaran putarannya cepat menyebabkan banyak masalah bagi Calabria dan Kjaer yang masing-masing mencetak gol pada babak pertama. Kartu kuning menyebabkan Pioli melakukan perubahan ganda pada babak pertama. Pioli memasukkan Pierre Kalulu dan Sergino Dest untuk menggantikan Kjaer dan Calabria.

Kembali Kvaratskhelia menjadi pusat perhatian saat ia menjatuhkan diri ke tanah setelah terjegal Dest dalam kotak. Peninjauan VAR yang panjang membuat wasit Mariani memutuskan untuk memberikan tendangan penalti. Wasit memutuskan bek sayap itu menendang kaki pemain Georgia. Mike Maignan menebak dengan benar, tetapi bola melewati ketiaknya saat Matteo Politano mencetak gol.

Giovanni Simeone Sumbangkan Gol Penentu kemenangan

Milan mencari gol penyeimbang dan menambah tekanan, tapi Zielinski yang melepaskan tembakan justr melebar ketika seharusnya menguji Maignan. Lebih banyak perubahan terjadi untuk Milan dengan 25 menit tersisa saat Junior Messias dan Brahim Diaz masuk menggantikan Saelemaekers dan Krunic.

Meret menambahkan satu lagi penyelamatan bagus, saat ia menyelam rendah ke sisi kanan menyangkal pemain pengganti Messias. Theo Hernandez dan Giroud telah mengancam untuk bergabung mencetak gol pada banyak kesempatan babak pertama.

Paritas tidak bertahan lama karena Napoli kembali unggul dengan lebih dari 12 menit tersisa. Umpan silang yang sangat baik dari Mario Rui mendapat sambutan kepala Giovanni Simeone. Ia mencetak gol dengan sentuhan pertama yang berarti lewat sundulan akurat.

Perubahan terakhir terjadi untuk Rossoneri sepuluh menit terakhir dengan Yacine Adli masuk menggantikan De Ketelaere. Milan tinggal beberapa inci lagi untuk menyamakan kedudukan kedua kalinya melalui sumber yang tidak terduga. Theo Hernandez menggulung bola ke dalam kotak hingga mendapat sedikit sentuhan Giroud melalui Kalulu. Namun bola membentur mistar gawang dari dalam kotak penalti ketika ia benar-benar harus mencetak gol.

Diavolo menyebabkan kekacauan pada penghujung menit ketika mereka meluncurkan bola demi bola ke dalam kotak. Termasuk melakukan tendangan sudut pada akhir pertandingan. Tetapi itu tidak terjadi karena Milan kalah dalam pertandingan liga pertama mereka sejak Januari. Rossoneri tak berdaya dalam kandang sendiri oleh Napoli dengan menelan kekalahan 1-2.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai