Skuad Jepang Piala Dunia, Tomiyasu Arsenal Pimpin Pertahanan

Skuad Jepang Piala Dunia, Tomiyasu Arsenal Pimpin Pertahanan

Skuad Jepang Piala Dunia, Tomiyasu Arsenal Pimpin Pertahanan

Skuad Jepang Piala Dunia, Tomiyasu Arsenal Pimpin Pertahanan
Skuad Jepang Piala Dunia, Tomiyasu Arsenal Pimpin Pertahanan

Update Piala Dunia 2022 – Skuad Jepang Piala Dunia, Japan Football Associated mengumumkan penggantian skuad 26 pemainnya pada Selasa sore setelah merilis skuad awal pekan lalu.

Pemain Arsenal Takehiro Tomiyasu akan memimpin garis pertahanan Jepang.

Tetapi pasangan Celtic Kyogo Furuhashi dan Reo Hatate sama-sama absen saat skuad final untuk turnamen bulan November 2022.

Jepang telah merekrut pemain depan Shuto Machino untuk menggantikan bek Yuta Nakayama yang cedera pada daftar Piala Dunia untuk Qatar.

Nakayama bermain untuk klub Inggris Huddersfield juga mengalami cedera tendon Achilles pekan lalu dan harus absen dari turnamen.

Skuad Jepang Piala Dunia, Moriyasu Jalankan Rencana Andalkan Pemain Muda

Sebagian alasan Moriyasu menempatkan pemain muda pada skuad Jepang Piala Dunia demi menyegarkan pasukannya.

Tanpa mengurangi rasa hormat yang selalu manajer berikan kepada para veteran yang kehilangan tempat awal mereka.

Moriyasu berhati-hati dengan kata-katanya, ia lebih suka berbicara tentang penyatuan generasi daripada transisi.

Empat pemain tersisa dari 2018, yakni Eiji Kawashima, Yuto Nagatomo, Genki Haraguchi, dan Gaku Shibasaki.

Keempatnya telah memainkan peran pendukung penting tanpa sepatah kata pun mengeluh meskipun kini mengisi bangku cadangan.

Kerangka keseluruhan tim sudah ada, tetapi satu-satunya ketidakpastian utama adalah posisi penyerang tengah.

Baca Juga: Skuad Argentina Piala Dunia, Dybala Gabung Bareng Lionel Messi

Daizen Maeda dan Kyogo Furuhashi dari Celtic masing-masing mendapat kesempatan pada pertandingan persahabatan. Tetapi keduanya tidak terbukti cukup klinis bahkan Furuhashi belum masuk skuat.

Takehiro Tomiyasu dari Arsenal mendapatkan kepercayaan memperkuat pasukan Jepang, sekaligus menandai pertama kalinya pemain berusia 24 tahun itu terpilih untuk Piala Dunia.

Daichi Kamada dan Takefusa Kubo juga akan tampil pada Piala Dunia 2022 Qatar. Keduanya bertugas membawa kreativitas pada kesebelasan Jepang.

Maya Yoshida dan Hiroki Sakai akan memberi Jepang beberapa pengalaman, setelah terpilih untuk Piala Dunia ketiga berturut-turut.

Yuki Soma masuk dalam skuat beranggotakan 26 orang, pemilihannya mengejutkan banyak orang mengingat pengalaman pemain sayap Nagoya Grampus tersebut.

Baca Juga: Skuad Portugal Piala Dunia, Fernando Santos Mencoba Eksplorasi

Jepang bermain dalam Grup E dan membuka pertandingan melawan Jerman pada 23 November, menghadapi Kosta Rika pada 27 November dan Spanyol pada 1 Desember.

Pasukan Samurai Biru akan memainkan pertandingan persahabatan melawan Kanada dari Dubai pada 17 November.

Skuad asuhan Hajime Moriyasu  berharap membangun performa mereka lebih baik dari Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sebelumnya mereka kalah pada babak 16 besar oleh Belgia yang akhirnya menjadi semifinalis.

Jepang Berupaya Perbaiki Performa Skuad Piala Dunia 2022

Hajime Moriyasu mengambil alih sebagai manajer klub lamanya, Sanfrecce Hiroshima delapan tahun setelah pensiun.

Pekerjaan pertamanya terbukti sangat sukses dengan tim memenangkan gelar Liga J1 pada musim pertamanya dengan total tiga kali selama masa pemerintahannya.

Moriyasu juga memimpin tim ke tempat ketiga Piala Dunia Klub 2015. Ia terkenal karena gaya manajemennya yang hati-hati.

Pelatih Moriyasu mendapat kritik habis-habisan setelah timnya kalah dari Spanyol hingga akhirnya finis keempat pada Olimpiade Tokyo tahun lalu, padahal saat itu Jepang berharap bisa meraih emas.

Namun ketua Asosiasi Sepak Bola Jepang, Kozo Tashima, telah berulang kali menggaris bawahi kepercayaannya pada manajer tersebut.

Junya Ito mungkin tidak terkenal secara internasional, ia bahkan tidak masyur hingga perubahan baru-baru ini.

Hanya saja sebagai seorang pemain sayap, ia mampu menawarkan kualitas individu nyata. Beberapa kritikus mencibir bahwa memanfaatkan Ito adalah satu-satunya taktik Moriyasu.

Gelandang 27 tahun Hidemasa Morita bukanlah tipe pemain yang benar-benar pekerja keras dengan posisi sempurna dalam pertahanan dan serangan.

Pemain ini tidak selalu yang terbaik dalam menguasai bola, Morita unggul dalam akurasi passing dan kualitas teknis.

Daftar Final Pemain Samurai Biru ke Qatar

Pengalaman sejarah olahraga Jepang terjebak dalam politik sejak itu sebagian besar pemain dan atlet enggan menggunakan platform untuk pesan atau tindakan politik apa pun.

Tidak ada pemain atau perwakilan yang muncul untuk berbicara tentang rezim otoriter Vladimir Putin atau masalah hak asasi manusia sekitar Rusia.

Berikut adalah skuad pemain Jepang untuk Piala Dunia 2022

Kiper: Eiji Kawashima (Strasbourg), Shuichi Gonda (Shimizu S-Pulse), Daniel Schmidt (Sint-Truidense).

Defense: Yuto Nagatomo (Tokyo), Maya Yoshida (Schalke 04), Hiroki Sakai (Urawa Red Diamonds), Shogo Taniguchi (Kawasaki Frontale), Miki Yamane (Kawasaki Frontale), Ko Itakura (Borussia Monchengladbach), Takehiro Tomiyasu (Arsenal), Hiroki Ito (Stuttgart).

Gelandang: Gaku Shibasaki (Leganes), Wataru Endo (Stuttgart), Junya Ito (Reims), Takumi Minamino (Monaco), Hidemasa Morita (Sporting CP), Daichi Kamada (Eintracht Frankfurt), Yuki Soma (Nagoya Grampus), Kaoru Mitoma (Brighton & Hove Albion), Ritsu Doan (Freiburg), Ao Tanaka (Fortuna Dusseldorf), Takefusa Kubo (Real Sociedad).

Serang: Takuma Asano (Bochum), Daizen Maeda (Celtic), Ayase Ueda (Cercle Brugge), Shuto Machino (Shonan Bellmare).***