Tottenham 3-0 Arsenal, Rob Holding Langgar Son Heung-Min

 

Tottenham 3-0 Arsenal, Rob Holding Langgar Son Heung-Min
Tottenham 3-0 Arsenal, Rob Holding Langgar Son Heung-Min

Hasil Pertandingan Tottenham vs Arsenal – Tottenham 3-0 Arsenal membuat fans The Gunners murka sekaligus kecewa. Penampilan buruk skuad asuhan Mikel Arteta untuk bentroka Derby London Utara. Semakin diperburuk terdepaknya Rob Holding akibat kartu merah selang 30 menit laga berjalan.

Bentrokan head to head Tottenham vs Arsenal sejatinya merupakan laga tunda. Awalnya kedua tim akan berlaga pada awal Januari. Berkat 4 kemenangan beruntun Spurs bisa mengamankan tempatLiga Champions musim depan. Semua berlangsung salah bagi The Gunners pasca Cedric Soares memberikan penalti murah hati pada menit ke-22.

Situasi semakin memburuk begitu wasit mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Rob Holding. Harry Kane lantas menggandakan gol dan memberi keunggulan untuk The Lillywhites. Tuan rumah secara total mencari peluang dari bentuk pertahanan buruk penantang. Bagaimana tidak, bola bisa tertanduk dari sepak pojok tanpa satu penjagaan memadai.

Frustasi Tottenham 3-0 Arsenal, Pemain The Gunners Berusaha Cegat Heung-Min

Hasil Tottenham 3-0 Arsenal tidak menutup mata membuat skuad asuhan Mikel Arteta merasa frustasi. Son Heung-Min adalah sosok yang bertanggung jawab untuk kemenangan tepat Spurs. Ia melakukan sederet penyelesaian rapi dari tepi kotal penalti. Tidak sedikit penggemar Tottenham yang mengagungkan pemain Korea Selatan itu.

Berbanding terbalik dengan reaksi mereka terhadap Cedric Soares dan Rob Holding. Fans menyalahkan performa pemain bertahan itu. Bahkan ada yang mengira jika terdapat konspirasi orang dalam. Cedric menjadi target khusus penggemar online, setelah bek sayap berusia 30 tahun itu memberikan penalti yang memungkinkan Harry Kane membuka skor.

Baca Juga: Prediksi Newcastle Vs Arsenal 17 Mei 2022 Liga Inggris

Fans berpendapat bila Rob Holding dan Cedric seharusnya tidak memainkan satu pertandingan pun. Mereka menganggap performa keduanya sangat tidak sesuai standar tim sebesar Arsenal. Publik tidak mengeluhkan keputusan wasit memberikan penalti.

Keduanya terlihat fafal menguasai bola, pasca Holding terdepak dari pasukan. Arsenal pun semakin kekuarangan bek tengah banyak sorakan meminta Ben White. Namun, Arteta tidak mau menutup celah dengan memaksakan situaasi sembarangan.

Baca Juga: Prediksi Juventus Vs Lazio 17 Mei 2022 Liga Italia

Kekalahan Derby London Utara dini hari tadi menjadi pukulan yang menurunkan moral tim untuk mengamankan Liga Champions. Agresi Holding akhirnya menguasai dirinya saat mendapat kartu merah karena sikunya tepat mengarah ke wajah Son Heung-Min.

Reaksi bos Gunners Arteta adalah memutuskan secara kolektif mana yang harus diambil selanjutnya. Ben White jelas tidak cukup fit untuk terlibat, meskipun ia masuk skuad masih ada kekhawatiran. Terlebih Gabriel ditarik keluar di babak kedua tampak seperti cedera hamstring. “Gabi biasanya bukan pemain yang meminta untuk keluar dari lapangan. Dia merasakan sesuatu tapi mudah-mudahan itu tidak banyak. Ini masalah otot dan kami harus menilainya,” papar Mikel Arteta.

Ingin Cepat Move On dari Tottenham, Arsenal Fokus Laga Selanjutnya

Arsenal akan menghadapi Newcastle dan Everton dalam dua pertandingan terakhir di Liga Inggris musim ini. Pertandingan tersebut menurut Arteta masih bisa mereka menangkan. Ketika kesebelasan memiliki potensi krisis cedera bek tengah. Membuat bentrokan lantas tidak terlihat sekomprehensif seharusnya.

Mikel Arteta juga mengawasi tim yang telah menang di Stamford Bridge. Yakni kala mengalahkan Manchester United dan Tottenham di kandang. Mereka juga paham bila itu juga membuat Liverpool dan Manchester City. Semakin dekat dalam pertemuan kandang masing-masing perebutan gelar juara.

“Mengambil risiko itu dalam situasi permainan tidak masuk akal. Fokus kami adalah Newcastle. Pertandingan ini adalah sejarah. Semoga Ben akan fit dan Gabriel pulih karena kami tidak memiliki cukup pemain di lini belakang,” terang Mikel Arteta.

Kemungkinan Dibalik Kartu Merah Holding

Rob Holding melakukan yang terbaik untuk menguji kesabaran wasit Paul Tierney. Dua kali dalam 12 menit pertama ia menjatuhkan Son Heung-min. Seolah-olah The Gunners telah mengidentifikasi pemain Korea itu sebagai pemain yang mungkin kehilangan ketenangan karena provokasi yang tepat. Namun upaya demikian justru menjadi bomerang bagi mereka sendiri.

Holding mendapatkan kartu kuning pada menit ke-26 selang tujuh menit kemudian bek Arsenal menjatuhkan Son lagi. Hingga akhir Holding terpaksa meninggalkan The Gunners yang sudah tertinggal.

“Son telah memainkan Holding. Ia hanya memainkannya seperti anak kecil,” kata Gary Neville yang telah bermain dalam derby berapi-api.

Gary Neville juga kritis terhadap Cedric Soares, yang melanggar Son di bawah umpan silang halus untuk memberikan penalti babak pertama. Tetapi Arsenal memperparah kesalahan mereka. Ben White yang baru kuat untuk sekedar duduk di bangku cadangan.

Mikel Arteta memutuskan untuk tidak memasukkannya sebelum turun minum. Gabriel adalah satu-satunya bek tengah di lapangan ketika Spurs mencetak gol kedua mereka dari sepak pojok. Arteta menolak untuk menyalahkan para pemainnya atas kekalahan tersebut.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai