Selangkah Final Piala Dunia 2022, Alasan Maroko Tim Pembunuh

Selangkah Final Piala Dunia 2022, Alasan Maroko Tim Pembunuh

Selangkah Final Piala Dunia 2022, Alasan Maroko Tim Pembunuh

Selangkah Final Piala Dunia 2022, Alasan Maroko Tim Pembunuh
Selangkah Final Piala Dunia 2022, Alasan Maroko Tim Pembunuh

Prancis vs Maroko – Selangkah Final Piala Dunia 2022, Maroko akan menggunakan momentum luar biasa untuk menggagalkan dorongan Prancis menuju babak puncak kedua berturut-turut.

Apalagi Argentina dengan Lionel Messi telah sukses kantongi tiket final Piala Dunia FIFA 2022.

Kroasia yang tampak hampir kebal nyatanya harus berdarah saat mereka tidak berdaya gawangnya kebobolan 3-0 oleh La Albiceleste .

Prancis tentu saja akan menyukai kemenangan selengkap itu, tetapi tim Maroko yang kokoh telah terbukti menjadi jalan buntu bagi beberapa tim papan atas.

Bukan jaminan jika pasukan Les Bleus yang bertabur bintang mampu dengan nyaman hadapi permainan Maroko.

Olivier Giroud dkk akan berusaha membuat final dengan profil tinggi melawan Maroko agar bisa dapatkan bentrokan kontra Argentina.

 

Selangkah Final Piala Dunia 2022, Hanya Tersisa Ambisi Kemenangan di Lapangan

Selangkah Final Piala Dunia 2022, nampaknya harus kesampingkan fakta akan keakraban antara Achraf Hakimi dan Kylian Mbappe.

Prancis mengandalkan Kylian Mbappe untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.

Pemain berusia 23 tahun itu adalah penyerang fenomenal, terbukti sepanjang turnamen sanggup hasilkan momen-momen ajaib.

Mbappe sebagian besar ditandai keluar dari pertandingan melawan Inggris. Namun, Maroko bisa melakukan hal yang sama pada bentrokan semifinal perdana mereka.

Baca Juga: Update Final Piala Dunia, Master Veteran Argentina Bekuk Kroasia

Bagaimanapun juga kesebelasan Prancis bukan lelucon, mereka memiliki kekuatan yang bisa memenangkan pertandingan sekalipun tanpa Mbappe.

Hanya saja penyerang Paris Saint-Germain sejauh ini merupakan senjata paling ampuh dalam menyerang.

Perlu dicatat bahwa Mbappe akan menghadapi rekan setimnya Achraf Hakimi dari sayap kiri.

Tentunya Hakimi akan sangat menyadari kekuatan dan kelemahan Mbappe. Sedangkan bek kanan Maroko tersebut juga dalam performa yang cukup bagus.

Jika Hakimi bisa menetralisir ancaman Mbappe, artinya Prancis patut terjaga untuk malam yang panjang.

Jika ada kekhawatiran tentang kemampuan Maroko membawa permainan ke tim teratas Qatar.

Maroko juga sempat menghilang dengan cepat pada paruh pertama perempat final melawan Portugal.

Lions Atlas meluncurkan beberapa gerakan menyerang terbaik dan striker En-Nesyri memastikan usaha mereka tidak sia-sia.

Baca Juga: Rekor Piala Dunia 2022, Permainan Messi Samai Legenda Bola

En-Nesyri  mampu melompat tinggi melewati bahu pesaingnya untuk menyundul umpan silang indah dari sayap kiri oleh Yahia Attiyat-Allah. Hakim Ziyech yang anggun tetap menjadi ancaman pada sayap.

Kemampuan membawa bola Sofiane Boufal dan ketidakpastian belakang telah membantu membuat Maroko menjadi tim yang sangat sulit untuk terbendung dengan serangan balik.

Para bek Prancis pastinya akan bekerja keras untuk menjaga lini serang Maroko yang ramai.

 

Gelandang Maroko Kekuatan Kejutan Turnamen Piala Dunia

Para pemain seperti Sofyan Amrabat, Selim Amallah dan Azzedine Ounahi telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk Maroko pada lini tengah.

Mereka tidak hanya menunjukkan keuletan yang luar biasa untuk memenangkan bola kembali dan membalikkan kepemilikan.

Melainkan para gelandang Maroko tersebut juga memindahkannya ritme ke atas lapangan dengan tujuan menaikkan kecepatan.

Permainan link-up apik mereka mencakup one-twos dan run yang terukur dengan baik memang sangat menyenangkan untuk ditonton.

Amrabat tampak tak kenal lelah sebagai lini tengah, sedangkan Ounahi yang berusia 22 tahun telah menjadi mitra sangat baik baginya.

Faktanya, pasukan Deschamps bisa kehilangan pekerjaan mereka jika salah strategi ketika melawan lini tengah paling fungsional Maroko.

Ketahanan pertahanan Maroko seolah menempati level lain,  Lions Atlas seolah sedang mempertahankan baju besi pertahanan mereka dengan bijaksana.

Tetapi kesebelasan Maroko telah melaksanakan rencana dengan mempertaruhkan segalanya untuk sehingga layak dapatkan lebih banyak pujian.

Inilah salah satu statistik yang akan memberi penggemar gambaran bagus tentang seberapa bagus pertahanan Atlas Lions.

Maroko telah kebobolan satu gol bunuh diri yang Nayef Aguerd  cetak dalam kemenangan 2-1 atas Kanada .

Artinya gol tersebut merupakan satu-satunya gol kebobolan pasukan Reragui dalam sembilan pertandingan terakhir.

Tidak peduli berapa banyak senjata yang Prancis bawa ke pertandingan, Maroko memiliki visi siapapun lawannya tidak boleh lewat.

 

Lions Atlas Pembunuh Raksasa Berbahaya untuk Les Bleus

Semua orang tampaknya dengan cepat menganggap Maroko sebagai kuda hitam yang berprestasi.

Tapi tidak ada tim lain pada Piala Dunia yang meninggalkan banyak badan terkenal di belakang seperti yang Atlas Lions miliki. Maroko selama prosesnya telah mengalahkan tiga tim top Eropa dari Qatar.

Terbukti Maroko mampu mengalahkan Belgia 2-0 hingga mengirim Red Devils harus berkemas pada babak penyisihan grup.

Sisi Walid Reragui kemudian mengalahkan Spanyol melalui adu penalti pada Babak 16 Besar. Tetapi Maroko perlu mencadangkan penampilan terbaik mereka untuk pertandingan melawan Portugal.

Kesebelasan Afrika itu tampak tajam dalam serangan balik, tentunya memanfaatkan jasa Youssef En-Nesyri hasilkan peluang terbaik dengan cara yang tegas.

Sang Kuda Hitam juga mempertahankan keunggulan dengan mengagumkan untuk memadamkan harapan Portugal dan Cristiano Ronaldo yang ambisi memenangkan Piala Dunia.

Maroko sudah terbiasa dengan level kompetisi Piala Dunia sekarang. Kini mereka akan siap menghadapi Prancis pada level mental dan taktis.***