Skuad Arab Saudi Piala Dunia, Green Falcons Optimis Tahun Ini

Skuad Arab Saudi Piala Dunia, Green Falcons Optimis Tahun Ini

Skuad Arab Saudi Piala Dunia, Green Falcons Optimis Tahun Ini

Skuad Arab Saudi Piala Dunia, Green Falcons Optimis Tahun Ini
Skuad Arab Saudi Piala Dunia, Green Falcons Optimis Tahun Ini

Update Piala Dunia 2022 – Skuad Arab Saudi Piala Dunia membuka perjalanan mereka dengan pertandingan menakutkan melawan juara dunia dua kali Argentina.

Pelatih Herve Renard menunjuk gelandang Al-Hilal Salman Al-Faraj sekalipun playmaker mengalami cedera bahu saat Green Falcons menang atas Islandia.

Kapten harus berganti pada babak pertama, tetapi pelatih kepala Prancis mengatakan ia akan fit untuk turnamen yang mulai pada 20 November 2022.

Renard memanggil dua penjaga gawang yang masing-masing bukan pilihan utama bagi Al-Hilal dan Al-Nassr.

Arab Saudi akan bermain dalam Grup C bersama Argentina, Meksiko, dan Polandia.

Skuad Arab Saudi Piala Dunia 2022, Harus Berprestasi Lebih Baik

Selengkapnya tentang skuad Arab Saudi Piala Dunia yang ikut serta berangkat ke Qatar. Sebuah negara tanpa banyak hal dalam hal silsilah sepakbola, Arab Saudi telah menjadi kualifikasi cukup konsisten.

Mereka mencapai kompetisi pada 2018 ketika berkompetisi di Rusia. Termasuk pula antara 1994 dan 2006 ketika Arab Saudi mencapai keempat edisi kompetisi.

Maka tidak mengherankan jika Green Falcos mendapatkan tempat ke Qatar.  Notabene tuan rumah turnamennya kontroversial karena alasan yang cukup kompleks.

Arab Saudi tidak merasa kesulitan untuk lolos dari Grup D babak kedua kualifikasi Asia setelah melewatkan babak pertama.

Bahkan mereka memenangkan enam dari delapan pertandingan, yakni seri dua kali dan tidak kalah satu pertandingan pun.

Pada putaran kedua, Arab Saudi finis pertama dalam Grup B dengan memenangkan tujuh dari 10 pertandingan dan dua kali seri.

Kini pasukan Herve Renard datang di depan Jepang dan berhasil mengalahkan mereka dalam rumah. Hasil finis pertama membuat Arab Saudi otomatis lolos ke turnamen musim dingin.

Baca Juga: Prediksi Jepang vs Kanada 17 November 2022 Friendlies

Green Falcons akan berusaha mengulangi penyelesaian terbaik dengan maju ke babak sistem gugur seperti tahun 1994.

Sejauh ini Arab Saudi mendapat banyak dukungan mengingat mereka bermain sangat dekat dengan rumah.

Lima menit memasuki pertandingan, al-Owairan mencetak gol paling terkenal dalam sejarah Saudi.

Gelandang serang ini memulai pergerakannya dari area pertahanannya sendiri dan membingungkan lima pemain Belgia dalam perjalanannya menuju gawang.

Baca Juga: Prediksi Portugal vs Nigeria 18 November 2022 Friendlies

The Green Falcons sering mengalami pergantian pelatih selama tahun 2010-an dan gagal lolos ke Piala Dunia 2010 dan 2014.

Mereka akhirnya lolos ke turnamen 2018, meski gagal melaju meraih kemenangan 2-1 atas Mesir.

Arab Saudi mencatatkan hanya satu kekalahan dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia, finis di depan Jepang dan Australia.

Kualitas Pelatih Arab Saudi Menjelang Piala Dunia Qatar 2022

Pelatih Prancis Herve Renard memiliki sederet prestasi mengesankan di Afrika. Membuatnya menjadi orang yang terpilih untuk membangun ketertiban jajaran Saudi.

Sebelumnya Green Falcons hanya mencatatkan prestasi rendah bersama Juan Antonio Pizzi pada Piala Dunia 2018 dan Piala Asia tahun berikutnya.

Awal lambat hasil imbang 2-2 kualifikasi rollercoaster September 2019 melawan Yaman membuka jalan untuk menghukum konsistensi babak ketiga yang sempurna.

Pasukan Renard memuncaki Grup B, sementara pemain muda membuat negara merasa berada di tangan yang aman.

Berkat kehadiran pemain seperti Abdulelah Al Amri, Abdulelah Al Malki, Firas Al Buraikan, dan Al Najei.

Pria Prancis itu telah menggabungkan skuad sejak mengambil alih, memperkenalkan beberapa wajah baru dari skuad U-23. Yakni Firas al-Buraikan yang melakukan debut tim seniornya pada usia 19 tahun.

Al-Buraikan telah mencetak 11 gol, kini menjadi perlengkapan permanen dalam serangan Saudi dengan langkah menjanjikan sebagai sayap yang sesuai.

Buraikan mampu mengikuti setiap rencana serangan dari sayap rancangan pelatih Renard dalam formasi 4-3-2-1.

Kapten Salman al-Faraj adalah kunci lini tengah Saudi, ia membantu serangan dengan passing akurat hingga menjaga serangan lawan.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman baru-baru ini bertemu dengan tim dan mengatakan kepada mereka untuk tidak mengkhawatirkan hasil, sebaliknya cukup menikmati turnamen.

Namun, penggemar Green Falcons masih menaruh harapan besar. Mereka akan menjadi kontingen penggemar terbesar ketiga Piala Dunia menurut angka penjualan tiket.

The Green Falcons Bukti Tim Asia Mampu Tembus World Cup

Arab Saudi adalah kisah sukses Asia pada babak kualifikasi ketiga yang memuncaki kumpulan sulit sambil mengembangkan generasi berikutnya.

Garis skor terakhir dan hasil imbang mengadu Green Falcons dengan Argentina, Polandia dan Meksiko.

Meskipun Arab Saudi berada dalam grup yang sulit mereka tetap berambisi.

“Pergi ke Piala Dunia tanpa ambisi tidak ada gunanya. Kami harus mendorong diri sendiri.Percaya bahwa memiliki peluang dan mendorong hingga batasnya,” ujar pelatih Herve Renard.

Berikut adalah daftar skuad Arab Saudi untuk Piala Dunia 2022:

Kiper: Mohamed Al-Owais (Al-Hilal), Fawaz Al-Qarni (Al-Shabab), Nawaf Al-Aqidi (Al-Nassr), Mohamed Al-Yami (Al-Ahly).

Pertahanan: Yasser Al-Shahrani (Al-Hilal), Ali Al-Bulaihi (Al-Hilal), Abdulelah Al-Amri (Al-Nassr), Abdullah Madu (Al-Nassr), Hassan Tambakti (Al-Shabab), Sultan Al-Ghanam (Al-Nassr), Ahmed Bamsaud (Ittihad), Mohammed Al-Breik (Al-Hilal), Saud Abdulhamid (Al-Hilal).

Gelandang: Salman Al-Faraj (Al-Hilal), Riyadh Sharahili (Abha), Ali Al-Hassan (Al-Nassr), Mohamed Kanno (Al-Hilal), Abdulelah Al-Malki (Al-Hilal), Sami Al-Najei (Al-Nassr), Abdullah Otayf (Al-Hilal), Nasser Al-Dawsari (Al-Hilal), Abdulrahman Al-Aboud (Ittihad), Ayman Yahya (Al-Nassr), Fahad Al-Muwallad (Al-Shabab), Nawaf Al-Abed (Al-Shabab), Salem Al-Dawsari (Al-Hilal), Hattan Bahebri (Al-Shabab).

Serang.: Haitham Asiri (Al-Ahly), Abdullah Radif (Al-Taawoun), Abdullah Al-Hamdan (Al-Hilal), Saleh Al-Shehri (Al-Hilal), Firas Al-Buraikan (Al-Fateh).***