Manchester United Ogah Kecolongan, Terapkan Batasan Gaji!

Manchester United Ogah Kecolongan, Terapkan Batasan Gaji!

Manchester United Ogah Kecolongan, Terapkan Batasan Gaji!

Manchester United Ogah Kecolongan, Terapkan Batasan Gaji!
Manchester United Ogah Kecolongan, Terapkan Batasan Gaji!

Berita Terbaru Liga Inggris – Manchester United ogah kecolongan dengan lakukan pencegahan pemain dapatkan lebih banyak gaji daripada rekan setimnya.

Kabarnya The Red Devils telah belajar dari kasus kontrak Cristiano Ronaldo dengan membatasi gaji pemain sebesar Rp3.84 miliar seminggu.

Keputusan itu tercipta setelah Ronaldo yang berpenghasilan sekitar Rp9.6 miliar per minggu memutuskan kontraknya dengan klub pada November tahun 2022.

Kebijakan pembatasan gaji terbilang sebagai langkah baru Erik ten Hag untuk membangun skuat yang harmonis dan kompak.

Pelatih Belanda itu bersama dengan kepala eksekutif Richard Arnold mengambil keputusan untuk memperkenalkan batas gaji.

 

Manchester United Ogah Kecolongan, Erik Ten Hag Harap Skuad Semakin Solid

Alasan Manchester United ogah kecolongan perihal gaji cukup mendasar. Erik ten Hag sedang melanjutkan pembangunan kembali klub Old Trafford dalam dan luar lapangan.

Bos Setan Merah sekarang akan menjalankan aturan struktur gaji klub yang banyak mendatangkan permasalahan.

Klub lantas temukan solusi dengan perkenalkan batas gaji per minggu untuk memastikan bahwa tidak ada kecemburuan buruk dalam ruang ganti Old Trafford.

Kepala eksekutif Richard Arnold, direktur sepak bola John Murtough dan manajer Erik ten Hag telah menyusun strategi dalam upaya menjauh dari budaya kecemburuan tim.

Jelas dengan adanya aturan tersebut kiper David de Gea akan menjadi pemain pertama yang terkena dampak.

Pasalnya pemain Spanyol itu berpenghasilan Rp7.2 miliar per minggu dan kontraknya akan berakhir pada akhir musim.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Resmi Al Nassr, Hasilkan Kontrak Tertinggi

Kemudian menyusul pemain senior Raphael Varane, Harry Maguire, Casemiro dan Bruno Fernandes yang menghasilkan antara Rp3.45 miliar hinggaRp3.84 miliar per minggunya.

Sementara itu, permasalahan baru mungkin timbul untuk penghasilan Marcus Rashford yang tanda tangani kontrak senilai Rp7.68miliar per minggu.

Terlebih lagi gemilannya Rashford sepanjang musim ini membuat beberapa klub Eropa menunjukkan minat untuk mendapatkan jasanya.

Masih belum jelas apakah Rashford akan setuju untuk mematuhi struktur gaji baru dan memperbarui kontraknya

Baca Juga: Tergiur Profit Cristiano Ronaldo, Al-Nassr Depak Pemain Bintang

Aturan pemotongan biaya juga akan berdampak pada sejumlah pemain yang mendekati akhir kontrak. Luke Shaw, Diogo Dalot, dan Fred semuanya akan menjadi agen bebas Juni ini.

Peraturan muncul setelah Setan Merah memicu klausul perpanjangan satu tahun dalam kesepakatan masing-masing kuartet bulan lalu.

Tetapi kabarnya masing-masing pemain akan memasuki negosiasi untuk persyaratan baru dalam 18 bulan ke depan.

Artinya United bakalan memegang teguh dan tidak menawarkan gaji berlebihan. Notabene sebagai langkah berani dalam kasus Rashford mengingat sudah ada Paris Saint-Germain yang bersedia menggandakan gajinya.

 

Erik Ten Hag Membawa Tradisi Baru Dalam Manchester United

Keputusan yang petinggi Manchester United bersama Erik ten Hag lakukan jelas jauh berbeda pada masa Ed Woodward menjalankan Old Trafford.

Pasalnya mantan wakil ketua eksekutif Ed Woodward terkenal sering membuat kontrak menarik yang menyebabkan perbedaan drastus antara skuad.

Seperti halnya David De Gea yang telah berjuang untuk membenarkan gajinya sejak menandatangani kontrak baru pada 2019. Kemudian fantastisnya kontrak Cristiano Ronaldo yang justru tampil buruk sejak awal musim.

Tagihan gaji tahunan terbaru United sebagai yang tertinggi untuk Liga Inggris. Uniknya Erik ten Hag tidak tertarik jika klubnya membanggakan label demikian lagi.

Terutama jika para pemain yang menghasilkan banyak uang tidak produktif lagi seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Klub telah membeli pemain dalam jumlah tak terbayangkan dalam beberapa tahun terakhir yang belum cukup bagus. Sebagian besar pembelian rata-rata United tidak cukup bagus. Baju United sangat berat. Hanya kepribadian nyata yang bisa tampil bawah tekanan besar bermain,” ujar Erik ten Hag baru-baru ini dalam sebuah wawancara dengan Majalah VI.

Pelatih mengaku jika timnya lebih membutuhkan pemain dengan kepribadian positif,

“Itu sebabnya akuisisi Casemiro sangat penting. Bersama Raphael Varane, kami sekarang memiliki pemain kedua yang berpengalaman memenangkan gelar. Malacia, Martinez, Casemiro, Antony semuanya petarung. Sementara Christian Eriksen adalah seorang pemenang teknis dan kepribadian yang hebat,” imbuhnya.

 

Setan Merah Prioritaskan Penandatanganan Pemain Satu Ini

Manchester United mengidentifikasi bintang pinjaman Besiktas sebagai penandatanganan prioritas Wout Weghorst.

Sejauh ini Wout Weghorst sedang berstatus pinjaman dari Burnley yang rupanya telah menarik minat Setan Merah setelah penampilan kuat untuk tim Turki pada Super Lig.

Menurut jurnalis Foot Mercato Santi Aouna, raksasa Liga Inggris telah mengidentifikasi Weghorst sebagai salah satu target utama.

Laporan Santi Aouna menambahkan bahwa negosiasi akan berlanjut karena United ingin menambah pemain depan setelah penghentian bersama Cristiano Ronaldo.

Weghorst tampil luar biasa dengan mencetak delapan gol dan memberikan empat assist dalam 17 penampilan di seluruh kompetisi musim ini.

Ia juga memainkan peran penting untuk Belanda selama Piala Dunia FIFA di Qatar. Weghorst mencetak dua gol melawan Argentina hingga mengirim pertandingan perempat final dengan adu penalti.

Setan Merah sedang mencari striker dengan profil kuat di udara, kondisi yang ideal bagi Weghorst dengan tinggi badan 197cm.***