Real Madrid Gagal Untung Besar, Tutup Musim Profit Rp227.5Miliar

Real Madrid Gagal Untung Besar, Tutup Musim Profit Rp227.5Miliar

Real Madrid Gagal Untung Besar, Tutup Musim Profit Rp227.5Miliar

Real Madrid Gagal Untung Besar, Tutup Musim Profit Rp227.5Miliar
Real Madrid Gagal Untung Besar, Tutup Musim Profit Rp227.5Miliar

Berita Terkini Real Madrid – Real Madrid gagal untung besar kala menutup musim 2021-2022 dengan keuntungan Rp227.5miliar dan cadangan tunai Rp7.43triliun. Menurut klub, mereka telah kehilangan pendapatan Rp7triliun karena pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 ketimbang keadaan sebelum pandemi.

Pendapatan operasional untuk kampanye 2021-2022 mencapai Rp12.63triliun dengan mencatat peningkatan 10% tahun-ke-tahun. Klub mengklaim bahwa angka-angka tersebut mencerminkan efek ekonomi pandemi yang mereda secara bertahap.

Meski terus berkurang, dampak pandemi terlihat jelas pada pendapatan musim lalu. Menurut klub, pandemi menjadi alasan mengapa pendapatan untuk kampanye 2021-2022 masih lebih rendah daripada empat tahun sebelumnya. Cadangan tunai Rp7.43triliun yang dilaporkan tidak termasuk pembangunan kembali Stadion Santiago Bernabeu.

Real Madrid Gagal Untung Besar, Tetap Klub Termahal Dunia

Raksasa Spanyol Real Madrid gagal untung besar pada periode 2021-2022. Selama prosesnya mereka yang meraih trofi Liga Champions ke-14 dan gelar La Liga ke-35 tahun lalu. Los Blancis merupakan klub sepak bola paling berharga di dunia.

Menurut daftar Forbes Real Madrid bernilai Rp88.025triliun, 1.75triliun lebih banyak dari Barcelona yang berada pada posisi kedua. Real Madrid akan mengincar pertandingan kedelapan berturut-turut musim ini melawan RB Leipzig. Juara Spanyol Real Madrid telah menikmati awal yang kuat untuk musim 2022-2023.

Baca Juga: Prediksi Udinese vs Inter 18 September 2022 Serie A Italia

Los Blancos memulai musim dengan kemenangan 2-0 atas Eintracht Frankfurt pada Piala Super UEFA. Mereka telah meraih lima kemenangan beruntun La Liga, yang terakhir terjadi pada hari saat melawan Mallorca menorehkan kemenangan 4-1.

Permainan menyerang Madrid sangat piawai mengalir bebas di lapangan dalam pertandingan pembuka Liga Champions melawan raksasa Skotlandia Celtic. Vinicius Junior, Luka Modric, dan Eden Hazard semuanya mencetak gol pada babak kedua sehingga sukses membawa Los Blancos unggul 3-0.

Baca Juga: Prediksi Benfica Vs Maritimo 19 September 2022 Liga Portugal

Kesebelasan Jerman RB Leipzig memiliki kualitas untuk membuat pemegang Liga Champions menderita. Tetapi bentuk terakhir mereka jauh dari ideal. Lawan menemukan diri mereka menempati peringkat ke-10 Bundesliga setelah enam pertandingan dengan torehan 8 poin.

RB Leipzig juga gagal mengalahkan Shakhtar Donetsk 4-1 dalam pertandingan pembuka Liga Champions pekan lalu. Hal ini akan menjadi hasil yang mengejutkan jika mereka berhasil merebut satu atau tiga poin dari perjalanan ke Stadion Santiago Bernabeu.

Vinicius Jr Jimat Real Madrid Torehkan Keuntungan Besar

Lewandowski harus membentuk duo Barca dengan Dembele untuk menyaingi Benzema-Vinicius. Nama Vinicius Junior saat ini tidak ada dalam daftar pesepakbola papan atas yang terus-menerus menjadi target. Ia tidak mudah terprovokasi atau frustrasi bahkan hanya memiliki sedikit kejahatan dalam lapangan.  Pemain Brasil itu memilih belajar dari para legenda seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Lionel Messi memainkan hampir 800 pertandingan untuk Barcelona ketika ia dilanggar. Rata-rata, enam kali sangat konservatif dalam 90 menit mendapat tendangan, blokade, jegal, hingga dijatuhkan hampir hampir 5.000 kali. Hanya dua kali Messi benar-benar terhuyung-huyung pada ambang kabut merah saat bertugas.

Empat kartu merah Ronaldo untuk Madrid, sebagian besar keluar karena kehilangan kesabaran sesaat dan semacam pukulan Vinicius Jr menikmati awal yang baik LaLiga bersama Real Madrid. Ia mencetak gol dalam lima pertandingan terakhirnya untuk pertama kalinya.

Konteksnya Vinicius mendekati persimpangan jalan, ketika ia semakin terpaksa untuk memilih bagaimana menyalurkan dan menggunakan kemarahan yang sedang menuju ke arahnya. Meskipun masih muda, nyatanya pemain Brasil yang sangat berbakat ini dengan cepat menjadi lima atau enam pesepakbola top dunia.

Los Blancos Perkasa di La Liga Bukan Tanpa Sebab

Pemenang gelar LaLiga memiliki Vinicius Junior dalam lini produksi yang menghasilkan 111 gol pada  musim lalu saja. Sekarang ia telah mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir Madrid untuk pertama kalinya dalam karirnya. Dengan waktu yang hampir habis, Vinicius cukup berani untuk mengambil bola. Kemudian menyeret kepemilikan ke sudut lapangan ketika Maffeo menerjang.

Bahkan Real Madrid juga mempunyai Karim Benzema dalam barisan. Tim asuhan Carlo Ancelotti selalu tampil on fire pada setiap pertandingan bukan hanya La Liga. Karim Benzema dan Vincius Jr merupakan ketjaman yang paling menonjol dalam duet serangan. Walau masih ada pula pemain baru yang terlihat menonjol lauaknya Federico Valverde.

Teruntuk Valverde, pelatih sampau meyakini jika pemain itu bisa menjadi pemimpin masa depan untuk Los Blancos. Ia menyumbangkan gol pada saat menghadapi Malllorca sebagai penyeimbang kala tim ketinggalan lebih dulu. Barulah menyusl Luka Modric, Rodrygo Goes, Antonio Rudiger. Tidak mengherankan jika Real Madrid tercatat sebagai klub paling berharga dunia. Mengingat banyak dan lengkapnya amunisi dari semua sisi lapangan.***