Sir Alex Ferguson Eks Man United, Memiliki Kisah Kelamnya

Sir Alex Ferguson Eks Man United, Memiliki Kisah Kelamnya

Sir Alex Ferguson Eks Man United, Memiliki Kisah Kelamnya

Sir Alex Ferguson Eks Man United, Memiliki Kisah Kelamnya
Sir Alex Ferguson Eks Man United, Memiliki Kisah Kelamnya

Berita Terbaru Man United – Sir Alex Ferguson eks Man United merupakan salah satu manajer terhebat yang pernah menghiasi permainan. Orang Skotlandia itu menghabiskan sebagian besar karir manajerialnya dengan mengubah Old Trafford menjadi klub adidaya Eropa.

Tidak hanya memenangkan banyak trofi, tetapi ia juga membuat Man United menjadi terkenal ke seluruh dunia. Hingga akhirnya Setan Merah adalah klub terbesar dalam hal jumlah penggemar. Meskipun Ferguson memimpin United melalui 27 tahun kejayaan dan ketenaran. Ia juga membuat beberapa kesalahan besar selama bertugas sebagai manajer United.

Kesalahan terbesarnya adalah menunjuk David Moyes, ketika Alex Ferguson pensiun pada 2013. Ia sendiri yang merekomendasikan Moyes sebagai orang untuk menggantikannya di Old Trafford. keputusan itu terbukti menjadi kesalahan dengan Moyes terdepak 10 bulan setelah bekerja. Pelatih itu meninggalkan Manchester United dalam segala macam masalah.

Kesalahan Sir Alex Ferguson eks Man United, Berikan Dampak Mendalam

Agar adil kesalahan Sir Alex Ferguson eks Man United bukan hanya memilih David Moyes. Mantan manajer Everton itu tidak berbuat banyak untuk memperkuat skuadnya ketika ia punya waktu. Satu-satunya transfer musim panas utamanya adalah Marouane Fellaini dari mantan klubnya. Pemain Belgia itu berjuang di Old Trafford dengan cedera dan beberapa penampilan buruk.

Moyes mencoba untuk membangun otoritasnya dengan menghapus staf ruang belakang Ferguson. Kemudian ia membawa stafnya sendiri dalam satu gerakan cepat yang menjadi faktor penentu dalam musim terburuk Liga Inggris bagi United. Tidak heran pilihan Ferguson lantas kehilangan kepercayaan dan dukungan para pemainnya dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Juan Mata Galatasaray Kejutkan Fans Manchester United Karena Ini…

Sir Alex Ferguson juga pernah membuat David Beckham favorit penggemar Old Trafford terluka. Pada awal 2000-an, hubungannya dengan Ferguson mulai memburuk. Mungkin sebagai akibat dari ketenaran kapten Inggris dan komitmen jauh dari sepak bola.

Ferguson mengkritik Beckham dalam otobiografinya, mengklaim bahwa ia tidak adil kepada rekan satu timnya. Hubungan tersebut mencapai titik puncaknya pada tahun 2003 setelah kekalahan Piala FA melawan Arsenal. Ketika Ferguson dengan marah menendang sepatu bot Beckham yang mengenai matanya. Sehingga menyebabkan luka yang membutuhkan jahitan.

Baca Juga: Kylian Mbappe PSG, Beri Respon Positif Rumor Pindah Klub

Ada banyak spekulasi mengenai masa depan Beckham menyusul insiden sepatu bot yang terkenal. Pria Inggris itu akhirnya meninggalkan klub dan bergabung dengan Real Madrid pada jendela transfer berikutnya.

“Ia tidak pernah menjadi masalah sampai ia menikah. Beckham dulu bekerja dengan pelatih akademi hingga malam hari, ia adalah anak muda yang fantastis. Menikah dengan dunia hiburan itu adalah hal yang sulit. Sejak saat itu, hidupnya tidak akan pernah sama. Dia adalah selebritas besar, sepak bola hanyalah bagian kecil,” ujar Sir Alex Ferguson.

Sir Alex Ferguson Melepaskan Begitu Saja Paul Pogba

Paul Pogba harus menjadi salah satu gelandang muda terbaik sepak bola saat ini. Pemain asal Prancis itu terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia FIFA 2014. Ia juga meraih penghargaan Golden Boy. Pogba datang melalui akademi Manchester United sebelum berangkat ke Juventus dengan status bebas transfer. Ia pernah bergabung dengan akademi United dari Le Havre.

Pogba bisa menjadi jawaban United untuk kesengsaraan lini tengah mereka karena ia mudah masuk ke tim utama. Kemudian mengambil alih dari Paul Scholes dan Michael Carrick yang sudah. Tapi Ferguson melepaskan permata dari tangannya dengan tidak memberi Pogba cukup peluang bersama tim utama.

Pemain berusia 21 tahun itu mengungkapkan bahwa ia telah mendesak Ferguson untuk memainkannya sebagai starter melawan Blackburn pada Desember 2011. Mengingat United mengalami krisis lini tengah.

“Saya berkata kepada Ferguson, ‘Mainkan saya, dan akan menunjukkan kepada Anda apakah saya siap atau tidak’. Sebaliknya, Ferguson menempatkan Rafael pada lini tengah bersama dengan Ji Sung Park dan Pogba di bangku cadangan. Gelandang Prancis itu mengatakan bahwa ia menyerah saat itu dan benar-benar kecewa saat United kalah 3-2,” kenang Paul Pogba.

Tanda Tangani Pemain Terburuk Sejarah The Red Devils

Kasus aneh penjaga gawang Massimo Taibi pastilah pemain terburuk yang Ferguson tanda tangani. Setelah kepergian Peter Schmeichel ke Sporting pada tahun 1999. Ferguson menolak kesempatan untuk mengontrak Edwin van der Sar. United kemudian mengontrak pemain Belanda yang didambakan itu pada 2005.

Namun, selama jeda enam tahun antara keluarnya Schmeichel dan kedatangan Van der Sar. United mengalami sakit kepala penjaga gawang satu demi satu. 10 kiper berbeda masuk ke gawang United selama enam tahun itu. Mulai dari Fabian Barthez hingga Massimo Taibi yang benar-benar mengerikan.

Barthez adalah pemenang Liga Champions, Piala Dunia FIFA dan Euro sebelum bergabung dengan Manchester United. Tetap saja, pemain Prancis itu tidak konsisten dalam mencetak gol. Meskipun ia bertahan selama empat musim bersama United, ia bukan pilihan utama reguler selama masa jabatannya.

Selama periode ini, Ferguson juga mencoba peruntungannya dengan Roy Carroll. tetapi Carroll akan selalu tercatat untuk penyelamatan yang tidak melawan Spurs. Pemain terburuk dari semuanya adalah Massimo Taibi, yang memberikan klip bagus dalam pertandingan melawan Southampton. Ia berdiri depan gawang untuk United hanya dalam empat kesempatan.***