24 Juni 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Zlatan Ibrahimovic Pensiun, Tinggalkan Bola Tapi Bukan Fans

4 min read
Zlatan Ibrahimovic Pensiun

Zlatan Ibrahimovic Pensiun

Zlatan Ibrahimovic Pensiun
Zlatan Ibrahimovic Pensiun

Zlatan Ibrahimovic Pensiun – Striker berbakat AC Milan, telah resmi pensiun dari dunia sepak bola pada usia 41 tahun.

Keputusannya mengakhiri karier yang luar biasa dalam era modern dalam pertandingan terakhir musim ini di San Siro.

Pemain asal Swedia itu mengucapkan selamat tinggal pada sepak bola, tetapi menegaskan bahwa ia tidak akan pernah meninggalkan penggemarnya.

Sebelumnya, Ibrahimovic telah mengumumkan kepergiannya dari klub Italia tersebut.

Selama karier yang brilian, ia berhasil mencetak 511 gol untuk klub-klub ternama seperti Paris St-Germain, Manchester United, serta AC dan Inter Milan.

Prestasinya juga termasuk meraih gelar juara liga pada empat negara yang berbeda.

Setelah pensiunnya Ibrahimovic, otomatis sepak bola kehilangan salah satu sosok hebat yang memikat hati penggemar selama bertahun-tahun.

 

Zlatan Ibrahimovic Pensiun, Perjalanan Karir Luar Biasa Pemain 41 Tahun

Pemain internasional Swedia, Zlatan Ibrahimovic pensiun, legenda sepak bola resmi mengumumkan pada usia 41 tahun setelah menyelesaikan karir yang luar biasa.

Pada tahun 2020, Ibrahimovic memulai periode keduanya bersama AC Milan setelah sebelumnya meraih Scudetto tahun 2011. Ia juga turut membantu Milan meraih gelar liga musim lalu.

Musim ini, Ibrahimovic mengalami serangkaian cedera sehingga hanya bermain empat kali dan menjadi starter dalam satu pertandingan Serie A.

Kontraknya dengan Milan akan berakhir bulan Juni 2023, dalam pengumumannya, Ibrahimovic mengucapkan selamat tinggal dengan penuh emosi. Tidak lupa ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada klub dan para penggemar.

“Terlalu banyak emosi untuk saya saat ini. Forza Milan dan selamat tinggal. Pertama kali datang ke sini kamu memberi saya kebahagiaan, kedua kalinya kamu memberi saya cinta. Kamu menyambutku dengan tangan terbuka, membuatku merasa seperti di rumah sendiri. Aku akan menjadi seorang Milanista selama sisa hidupku,” ujar Zlatan Ibrahimovic

Baca Juga: Pesan Haru Vinicius Junior, Usai Benzema Tinggalkan Madrid

Selama karirnya, Ibrahimovic berhasil meraih 34 trofi, 14 gelar liga, dan menjadi nominasi Ballon d’Or sebanyak 11 kali.

Satu-satunya trofi klub besar yang belum berhasil ia raih adalah Liga Champions. Hanya satu-satunya trofi Eropa yang ia dapatkan kala bersama Manchester United pada tahun 2017.

Selain karier klubnya, Ibrahimovic juga mencetak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Swedia dengan 62 gol dalam 122 pertandingan.

Baca Juga: Tawaran Kontrak Mason Mount Rp960Miliar dari Man United

Meskipun ia pensiun dari tim nasional setelah Euro 2016, Ibrahimovic kembali pada tahun 2021 untuk kampanye kualifikasi Piala Dunia meski tidak membuahkan hasil.

Ibrahimovic menyatakan sepak bola membentuk dirinya sebagai pria dan pengalaman luar biasa.

Ia merasa beruntung dapat mengenal orang-orang baru dan menjelajahi dunia berkat sepak bola.

 

Zlatan Ibrahimovic Pensiun, Kerap Cedera Tak Halangi Karir Gemilangnya

Keputusan Zlatan Ibrahimovic pensiun pasca ia menghadapi berbagai cedera sepanjang karirnya yang gemilang.

Ibrahimovic memulai karir profesional di klub Malmo FF pada tahun 1999 sebelum pindah ke Ajax pada tahun 2001 catatkan tiga gelar liga.

Pada tahun 2004, Ibrahimovic melanjutkan perjalanan karirnya ke Italia dengan bergabung bersama Juventus.

Meskipun ia meraih dua gelar liga bersama klub tersebut, gelar-gelar tersebut kemudian dicabut sebagai dampak dari skandal Calciopoli.

Namun, Ibrahimovic tidak terbebani dengan kejadian tersebut dan berhasil meraih tiga gelar Serie A lagi ketika ia bergabung dengan Inter Milan.

Pada tahun 2009, Ibrahimovic pindah ke Barcelona tetapi hanya bertahan selama satu musim bersama klub tersebut meskipun berhasil meraih gelar La Liga.

Kemudian, ia menjadi pinjaman ke AC Milan dan pindah secara permanen pada tahun 2011.

Tidak lama setelah itu, Ibrahimovic kembali berpindah klub dan bergabung dengan Paris St-Germain.

Bersama Les Parisiens ia menunjukkan performa mengesankan dengan mencetak 113 gol dalam 122 penampilan liga dan meraih empat gelar Ligue 1.

Pada bulan Juli 2016, Ibrahimovic menandatangani kontrak dengan Manchester United dan menghabiskan dua musim bersama klub Liga Inggris.

Berseragam Manchester United, ia berhasil meraih Piala Liga dan Liga Europa. Setelah itu, Ibrahimovic bergabung dengan LA Galaxy dari Major League Soccer (MLS) tahun 2018.

Kala itu ia menghabiskan dua musim bersama klub tersebut sebelum akhirnya kembali ke AC Milan.

Meskipun kerap menghadapi cedera sepanjang kariernya, Ibrahimovic tidak membiarkan hal tersebut menghalangi perjalanan gemilangnya.

 

Stefano Pioli Kenangan Sulitnya Melatih Bintang AC Milan

Berita Terbaru AC Milan, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli merasa kehilangan dengan pensiunnya Zlatan Ibrahimovic.

Pioli mengenang momen-momen yang ia alami saat melatih Ibracadabra, julukan untuk Ibrahimovic.

Pada laga terakhir Rossoneri melawan Hellas Verona, Ibrahimovic mengucapkan salam perpisahan kepada para penggemar di San Siro Senin, 5 Juni 2023 dini hari WIB.

Meskipun tidak tampil dalam pertandingan tersebut, Ibrahimovic tetap mendapatkan penghormatan dari skuad Milan. Ia terlihat menangis saat berpamitan kepada para fans.

Pioli memberikan komentarnya terkait pensiunnya Ibrahimovic, bahwa ia merasa bangga karena pernah menjadi pelatih bagi pemain sehebat Ibracadabra tersebut.

Pioli menyebut Ibrahimovic sebagai pesepakbola hebat dan orang yang sangat cerdas.

Pelatih berusia 57 tahun itu mengaku merasa sedih karena tidak bisa melatih Ibrahimovic lagi.

Menurutnya, Ibrahimovic adalah seorang pemenang dan petarung, namun tidaklah mudah baginya.

“Ia pesepakbola hebat, orang yang sangat cerdas. Seorang juara, saya sangat sedih karena tidak bisa melatihnya lagi. Zlatan adalah seorang pemenang, petarung dan itu tidak mudah baginya. Percakapan dengannya konstan dan tidak selalu mudah, tetapi saya tahu berurusan dengan seseorang dengan level tinggi. Ia selalu mengatakan apa yang dirasakan dan apa pikirannya. Tidak segan berbicara untuk kebaikan tim. Terkadang saya berbicara sedikit dan banyak mendengarkan, tetapi Zlatan memiliki kepribadian yang hebat,” ujar Stefano Pioli.

Pioli cukup terkejut dengan kabar pensiun mendadak dari Ibrahimovic. Ia terkesan dengan caranya memotivasi rekan setim yang lebih muda.

Pelatih mengungkapkan bahwa kepergian Ibrahimovic akan memberikan dampak besar, karena ia mampu memastikan semua pemain siap bermain sebagai tim.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.