5 Maret 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Austria 2-0 Jerman, Tamparan Telak Wajah Die Mannschaft

4 min read
Austria 2-0 Jerman, Tamparan Telak Wajah Die Mannschaft

Austria 2-0 Jerman, Tamparan Telak Wajah Die Mannschaft

Austria 2-0 Jerman, Tamparan Telak Wajah Die Mannschaft
Austria 2-0 Jerman, Tamparan Telak Wajah Die Mannschaft

Austria 2-0 Jerman – Tampilan mengecewakan tim Jerman dalam kekalahan mutlak dari Austria menjadi sorotan terbaru pentas sepak bola.

Kekalahan kedua berturut-turut di bawah arahan Julian Nagelsmann telah menimbulkan kekhawatiran bagi pengamat Die Mannschaft.

Julian Nagelsmann mengambil alih kendali sebagai manajer menuju Euro 2024 sejak awal memang menghadapi proses yang sulit.

Meskipun memenangkan pertandingan pembuka melawan Amerika Serikat. Kemudian hasil imbang dengan Meksiko, hanya saja kekalahan dari Turki serta Austria jelas menimbulkan keprihatinan.

Pada pertandingan melawan Austria, gol-gol dari Marcel Sabitzer dan Christoph Baumgartner membuat Austria unggul.

Bahkan Jerman terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Leroy Sane terusir karena insiden mendorong Phillipp Mwene.

Nagelsmann mengakui tantangan besar dalam memindahkan kinerja latihan ke lapangan.

“Kehilangan kepercayaan diri dan permainan yang kami tunjukkan saat latihan tidak tercermin dalam lapangan,” ujar Julian Nagelsmann.

Sementara kedua tim menunggu undian penyisihan grup Euro 2024 pada 2 Desember mendatang.

Performa mengecewakan dari Jerman menimbulkan banyak pertanyaan pastikan jika tim perlu memperbaiki kinerja sebelum perhelatan besar Euro 2024.

Kekalahan menjadi pukulan telak bagi Die Mannschaft menandai perlunya perbaikan mendalam sebelum turnamen besar mendatang.

 

Austria 2-0 Jerman, Julian Nagelsmann Disarankan Berhenti Eksperimen

Pasca kekalahan Austria 2-0 Jerman dalam pertandingan yang menandai tantangan besar bagi pelatih Julian Nagelsmann.

Rupanya sorotan justru tertuju pada penggunaan Kai Havertz dari Arsenal sebagai bek kiri dalam pertandingan sebelumnya melawan Turki.

Legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus menekankan bahwa Nagelsmann sebaiknya menghentikan eksperimennya menggunakan Havertz sebagai bek kiri darurat.

Kala itu Havertz mencetak gol, ia juga memberikan penalti dalam kekalahan 3-2 melawan Turki.

Baca Juga: Laga Persahabatan Lionel Messi, Legenda Bola Penuhi Inter Miami

Pilihan menempatkan Havertz yang lebih dikenal sebagai playmaker sebagai bek kiri cukup banyak menuai kritik.

Terlebih lagi, performa Havertz bersama Arsenal juga belum mencapai puncaknya melihat hanya ada satu gol dan satu assist dalam 19 pertandingan sejak kepindahannya dari Chelsea.

Matthaus mempertanyakan keputusan Nagelsmann karena Havertz bukanlah bek kiri yang terlatih.

Meskipun mengakui kualitas Havertz, Matthaus berpendapat bahwa hal ini mungkin tidak adil bagi pemain yang biasa bermain di posisi tersebut.

Baca Juga: Polisi Brasil Serang Fans Argentina, Presiden FIFA Tanggapi

“Havertz membawa banyak kualitas, tapi ia tidak dilatih pada posisi ini sebaliknya untuk area ofensif dan terutama posisi tengah. Saya menerima bahwa pelatih tim nasional ingin mencoba sesuatu. Tapi saya harap itu tidak terjadi lagi. Meskipun Havertz adalah salah satu pemain yang lebih baik saat melawan Turki,” ujar Lothar Matthaus.

Matthaus berpendapat bahwa keputusan Nagelsmann memainkan Havertz sebagai bek kiri sedikit kurang adil bagi pemain tersebut.

“Ini juga merupakan tamparan bagi mereka yang bermain di sana akhir-akhir ini. Walau ada masalah pada sisi kiri pertahanan akhir-akhir ini,” imbuhnya.

Sebaliknya Nagelsmann sendiri memberi pujian pada penampilan Havertz kala melawan Turki. Pelatih menyatakan bahwa Havertz ingin mencoba peran tersebut.

Terbukti keberanian mencoba mampu berhasil dengan baik bahkan menyebutnya sebagai salah satu pemain terbaik tim.

 

Hasil Buruk Austria 2-0 Jerman, Ilkay Gundogan Sebut Titik Terendah Timnas

Fakta adanya hasil buruk yang menimpa timnas Jerman dalam kekalahan 0-2 dari Austria pada pertandingan persahabatan telah menarik perhatian gelandang Ilkay Gundogan.

Ilkay Gundogan kekalahan Austria 2-0 Jerman dengan menyebutnya sebagai titik terendah bagi timnas setelah kekalahan kandang UEFA Euro 2024.

Marcel Sabitzer membuka keunggulan Austria pada menit ke-29 sementara kartu merah Leroy Sane menit ke-49 semakin menyulit Jerman. Gol dari Christoph Baumgartner pada menit ke-73 memastikan kemenangan untuk Austria.

Gundogan mengekspresikan kekecewaannya atas kekalahan berturut-turut tersebut. Ia merasa tim sangat frustrasi dan kecewa dengan performa mereka.

Terutama dalam memberikan kemudahan bagi Austria mencetak gol. Gundogan menekankan bahwa pertahanan mulai dari sektor depan. Sekaligus menyoroti pentingnya peran semua pemain dalam pertahanan tim.

“Ada rasa frustrasi dan kekecewaan. Kami memberikan kemudahan bagi Austria untuk menciptakan peluang. Kita harus jujur bukan hanya pertahanan saja tetapi dimulai dari depan. Segalanya tidak bisa menjadi lebih buruk lagi mungkin itulah satu-satunya hal positif saat ini,” ujar Ilkay Gundogan.

Sisi Gundogan menegaskan bahwa saat ini, satu-satunya hal positif adalah tidak ada cara lain kecuali memastikan pemulihan tim secara maksimal menuju pertandingan Maret.

“Tentu saja pahit kami harus hidup dengan dua hasil negatif tersebut selama empat bulan. Semuanya kini harus memastikan tampil dan mempersiapkan diri secara maksimal agar siap pada bulan Maret. Segalanya akan menjadi lebih baik  tidak ada cara lain,” lanjutnya.

Kekalahan ini juga menandai hasil yang kurang ideal dalam pertandingan persahabatan Jerman sepanjang tahun 2023.

Dari 11 pertandingan, Jerman kalah enam kali dan hanya menang tiga kali menjadi tantangan tersendiri jelang Euro musim panas mendatang.

Sosok Gundogan sendiri telah menjadi bagian solid dalam tim Barcelona setelah bergabung dari Manchester City.

Meskipun tidak mencatat performa spektakuler, ia telah menjadi pemain reguler utama di bawah asuhan Xavi.

 

Tanggapan Julian Nagelsmann Usai Skuad Asuhannya Babak Belur

Berita Terbaru Timnas Jerman – Julian Nagelsmann menyampaikan keprihatinannya usai kekalahan telak 0-2 melawan Austria dalam pertandingan persahabatan.

Nagelsmann mengakui bahwa ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh timnya dalam enam bulan menjelang Euro 2024.

Pelatih mengungkapkan ketidakpuasan atas kurangnya kebebasan bermain timnya. Meskipun mereka bekerja dengan baik saat latihan nyatanya performa tersebut tidak terlihat.

Kehilangan kepercayaan diri menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka tampil di bawah ekspektasi.

“Tidak bermain dengan bebas. Kami memiliki banyak pekerjaan luar biasa yang harus dilakukan di setiap posisi. Kita perlu menerima situasi ini tetapi tidak boleh menjadi korban,” papar Julian Nagelsmann kepada media.

Kekalahan ini juga menjadi bagian dari serangkaian hasil buruk tim Jerman dalam beberapa pertandingan terakhir.

Ia menyoroti kekurangan kohesi tim dan perlunya perbaikan dalam berbagai aspek tidak hanya dalam hal pertahanan.

“Kami harus jujur ​​dan mengatakan ini bukan hanya soal pertahanan. Jerman perlu menanamkan energi positif, emosi, dan mempertahankan diri secara emosional. Saat ini kami melakukan yang sebaliknya,” pungkasnya.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.