23 April 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Flop Chelsea Terbesar Sepanjang Liga Premier, Alvaro Morata Termasuk

4 min read
Flop Chelsea Terbesar Sepanjang Era Liga Premier, Alvaro Morata Salah Satunya

Flop Chelsea Terbesar Sepanjang Era Liga Premier, Alvaro Morata Salah Satunya

Flop Chelsea Terbesar Sepanjang Era Liga Premier, Alvaro Morata Salah Satunya
Flop Chelsea Terbesar Sepanjang Liga Premier, Alvaro Morata Termasuk

SEPAK BOLA PIALA DUNIA  – Flop Chelsea terbesar alias deretan kegagalan yang menyertai sejarah panjang The Blues selama Liga Premier. Chelsea selama dua dekade terakhir telah merasakan kesuksesan besar. Terlebih ketika Roman Abramovich mengakuisi klub pada tahun 2003. Membuat mereka mengukuhkan diri sebagai klub Inggris yang terkuat.

Kedatangan pemilik dengan kemampuan finansial mumpuni, mengantarkan The Blues meraih 2 gelar Liga Champions, dan 5 gelar Liga Premier. The Londoners tercatat sebagai klub yang telah menghabiskan uang paling banyak sepanjang sejarah Liga Inggris. Yaitu sebanyak Rp44.45triliun mereka anggarkan untuk belanja pemain.

Sayangnya dana transfer pemain fantastis tidak serta merta memberikan hasil sesuai harapan. Beberapa kali perekrutan The Blues tidak berakhir selalu bagus. Bahkan Chelsea kerap mengalami kesulitan ketika harus merekrut striker kelas dunia.

Deretan Flop Terbesar Chelsea Membuat Nasib Buruk di Liga Premier

Ada 5 flop terbesar Chelsea yang tercatat sebagai akuisi buruk striker sepanjang sejarah. Selepas memiliki Didier Drogba dan Diego Costa, masih belum ada lagi pemain yang menggunakan nomor 9. Seolah menjadi kutukan tersendiri untuk striker Stamford Bridge. Lantaran situasi demikian berkelanjutan hingga pergantian musim ke musim.

Chelsea memang berkuas di Liga Champions anehnya mereka berulang kali menghadapi kegagalan di Liga Premier. Salah satu penyebabnya adalah pemain rekrutan yang justru bermain jauh dari ekspektasi. Siapa saja pemain-pemain yang merupakan penyesalan terbesar The Blues? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Juga: Prediksi PSG Vs Real Madrid 16 Februari 2022 Liga Champions

tak satu pun dari nomor 9 mereka yang menegaskan dominasi mereka untuk The Blues. Meskipun merekrut beberapa striker terbaik di planet ini, kutukan striker di Stamford Bridge telah berlaku dan tampaknya akan berlanjut bahkan musim ini.

Baca Juga: Prediksi Sporting Vs Manchester City 16 Februari 2022 Liga Champions

Pemenang Liga Champions yang berkuasa memiliki banyak kegagalan di era Liga Premier. Meskipun memiliki pemain-pemain yang berkinerja buruk ini dalam barisan mereka, mereka masih berhasil menjadi salah satu tim paling sukses di Inggris. Karena itu, mari kita lihat lima kegagalan terbesar mereka dalam sejarah Liga Premier.

  1. Danny Drinkwater Rp663miliar

Danny Drinkwater adalah gelandang yang Chelsea bawa pulang pada musim panas 2017 dengan kontrak fantastis pertama. Kehebatannya seketika sirna kala ia merumput di Stamford Bridge.

Mantan gelandang Leicester City itu bermain hanya 23 kali untuk tim London. Kemudian selama empat tahun, ia telah bermain ke beberapa klub dengan status pinjaman. Adapun klub-klub yang sempat menggunakan jasanya adalah Burnley, Aston Villa dan Kasimpasa.

Chelsea Gelontorkan Lebih dari Rp700miliar Berujung Flop

  1. Tiemoue Bakayoko Rp700miliar

Tiemoue Bakayoko menjadi penghuni flop The Blues selanjutnya, meski dirinya tidak pernah menetap sepanjang musim dengan Chelsea. Sebelumnya bersama Monaco Bakayoko sangat gemilang hingga mengantarkan klub lamanya sebagai juara Ligue1. Harapan tinggi Chelsea tersemat pada pundaknya saat kontrak kerjasama usai mereka tanda tangani.

Secara mengejutkan penampilannya untuk lini tengah justru sangat mengecewakan. Total ada 43 kali penampilan ia lakukan bersama Chelsea. Kesalahan tersering yang Bakayoko lakukan adalah gagal mendominasi penguasaan bola pada sisi lini tengah. Seperti kesalahan banjir banyak kritik saat menghadapi Newcastle United dan Watford dalam kampanye liga 2017-18.

Chelsea mendapat 1 Kartu Merah di Liga Inggris sepanjang 2018, satu-satunya yang menghasilkannya adalah Bakayoko. Sebelumnya ia memiliki julukan gelandang lengkap. Faktanya ia bukanlah apa-apa,  sekarang Bakayoko dalam status pinjaman ke-4.

  1. Andriy Shevchenko Rp759miliar

Andriy Shevchenko gagal mengimbangi permainan Londoner, ia menghapus harapan sebagai pencetak gol produktif di Inggris. Padahal selama di Italia ia merupakan striker terproduktif bersama AC Milan. Total ada 322 penampilan ia lakukan dan menyumbangkan 175 kali gol dan 45 assist. Berkat kemampuannya mengeksploitasi si bola bundar, Shevchenko sampai terganjar penghargaan Ballon d’Or 2004.

Kemudian Chelsea tergiur menggunakan jasanya pada tahun 2006. Mereka memboyong mesin gol itu dengan harapan ia juga melakukan aksi serupa. Nyatanya dari 30 pertandingan hanya ada 5 gol tercipta selama Shevchenko bermain di Liga Inggris.

Penyebab utama kegagalan pemain Ukraina tersebut adalah sulitnya beradaptasi dengan kecepatan papan atas Inggris. Apalagi publik Starford Bridge memberi tekanan akibat label hargajmya. Perjuangannya terus berlanjut dan sepanjang tugasnya hanya berhasil mencetak 22 gol dalam 77 penampilan. Hingga akhirnya kembali ke AC Milan dengan status pinjaman sebelum menutup karirnya bersama Dynamo Kyiv.

Fernado Torres Flop Gagal Mencapai Level Tertinggi

  1. Fernando Torres Rp1.023triliun

Chelsea harus merogoh kocek sangat dalam untuk menandatangi kontrak dengan Fernando Torres. Biaya transfer pemain Spanyol itu merupakan salah satu yang terbesar. Bagi The Blues bukan masalah asalkan berhasil memiliki layanan VIP dari keahlian Torres. Kala itu tim London membuat kontrak hingga batas waktu jendela transfer musim dingin 2011.

Sebelumnya dengan Liverpool Torres membuat 81 gol atas 142 penampilan. Belum lagi aksi fenomenalnya untuk Merseyside. Anehnya kembali lagi pemain bintang seolah melempem ketika hijrah  ke London. Ia hanya mencatatkan 45 gol dari 172 pertandingan The Blues. Jelas angka tersebut sangat mengecewakan untuk pemain sekelasnya.

Kesalahan Paling Mahal The Blues Memiliki Alvaro Morata

  1. Alvaro Morata Rp1.155trilun

Kegagalan terbesar Chelsea saat adalah perekrutan Alavaor Morata yang nihil di Liga Premier. Pasifnya pemain satu ini lantaran kurang percaya diri dalam menemukan peluang besar. Lantaran kedatangannya juga bersamaan dengan Shevchenko dan Torres.

Rupanya mental mantan striker Real Madrid tersebut belum terbilang tangguh.  Morata terlalu mengambil hari permasalah antar penyerang. Hingga akhirnya ia kembali bermain ke Spanyol pada tahun 2020. Bersama Chelse ia hanya mencetak 24 gol dalam 72 pertandingan, artinya ada 1 gol dari 3 pertandingan.

Hasil demikian tidak dapat diterima untuk seorang pemain dengan biaya transfer begitu tinggi. Sampai saat ini, Morata hanya memiliki dua kampanye dengan 10 lebih gol. Meskipun masih kesulitan tampil ketika meladeni sejumlah klub raksasa Eropa.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.