Jose Mourinho AS Roma Babak Belur Hadapi Agresifnya Udinese

Jose Mourinho AS Roma Babak Belur Hadapi Agresifnya Udinese

Jose Mourinho AS Roma Babak Belur Hadapi Agresifnya Udinese

Jose Mourinho AS Roma Babak Belur Hadapi Agresifnya Udinese
Jose Mourinho AS Roma Babak Belur Hadapi Agresifnya Udinese

Hasil Pertandingan Udinese vs AS Roma – Jose Mourinho AS Roma pasukannya kalah 4-0 dari Udinese. Memberikan hasil yang membuat mereka berada pada urutan kelima Serie A. Kekalahan ini mereka dapatlam menjelang pertandingan Liga Europa pertama melawan Ludogorets pada hari Kamis, 8 September 2022.

Mourinho mengakui kekalahan tandang 4-0 merupakan permainan jelek untuk para pendukung saksikan. Juara Liga Konferensi Eropa itu terhadang aksi agresif Udinese. Berkat gol-gol dari Destiny Udogie, Lazar Samardzic, Roberto Pereyra dan Sandi Lovric. Kekalahan besar mengantarkan Roma tertinggal satu poin di belakang pemuncak klasemen Napoli.

Semua mata tertuju pada Mourinho dalam konferensi pers pasca-pertandingannya. Tak terkecuali para penggemar Roma yang memandangnya untuk mendapatkan jawaban. Pelatih asal Portugal itu menolak untuk menyalahkan wasit Fabio Maresca atas hasil buruk tersebut. Ia bersikeras bahwa sulit untuk mengkritik ofisial ketika margin kemenangan begitu tegas.

Kalah Telak, Jose Mourinho AS Roma Akui Kesulitan Tembus Laga Kontra Udinese

Pasukan Jose Mourinho AS Roma menikmati awal musim yang baik sebelum kalah melawan Udinese. Mereka mengalahkan Salernitana, Cremonese, Monza dan bermain imbang 1-1 atas Juventus. Namun penghinaan mereka baru-baru ini adalah pengingat kesenjangan antara AS Roma dengan tim-tim top Italia.

“Itu adalah pertandingan yang sulit,  Anda tidak bisa ambil risiko karena mereka bertahan dengan baik. Udinese tahu bagaimana mengatur tempo permainan secara fisik. Jika Anda kalah melawan mereka, pastinya sudah dalam masalah. Kami memiliki peluang bagus pada babak awal dengan Dybala yang merupakan pemain terbaik kami malam ini. Tapi Udinese. setiap kali mereka membalas, menciptakan peluang atau mencetak gol,” terang Jose Mourinho.

Baca Juga: Antoine Griezmann Atletico Madrid Bungkam Valencia Tanyakan Nasibnya

Roma menderita setelah kesalahan dari bek Rick Karsdorp dan kiper Rui Patricio. “Kami membuat kesalahan pada saat-saat terburuk dalam pertandingan. Ketika kami mendekati 1-1, Udinese praktis menutupnya. Mereka mencoba segalanya untuk tidak membiarkan kami bermain,” paparnya.

Mourinho telah mendesak para pemainnya untuk bangkit kembali dalam pertandingan berikutnya melawan Ludogorets di Razgrad, Bulgaria. Artinya ini merupakan pertandingan Liga Europa pertama Roma musim ini karena mereka ingin maju dari grup termasuk Real Betis dan HJK Helsinki.

Baca Juga: Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Jose Mourinho mengaku lebih suka kalah satu pertandingan 4-0 daripada empat pertandingan 1-0 kata Mourinho kepada situs web Roma. “Kami kehilangan tiga poin sedangkan jika Anda kalah dalam tiga pertandingan lagi. Anda kehilangan 12  poin yang jelas menjadi sulit untuk kami dan para penggemar.

AS Roma  Sudah 14 Tahun Tanpa Pernah Raih Liga Konferensi

Keberhasilan Roma pada Liga Europa Conference di bawah Mourinho. Pada Mei trofi pertama sejak kesuksesan Coppa Italia mereka 14 tahun lalu. Mereka telah finis sebagai runner-up Serie A sembilan kali sejak memenangkan gelar liga terbaru mereka pada tahun 2001.

AS Roma yang bertindak sebagai pengunjung dalam laga tersebut langsung bermain cepat sejak menit pertama. Paulo Dybala yang baru direkrut oleh AS Roma dari Juventus. Telah mendapat peluang pertama, ia mengancam gawang Udinese dengan tendangan dari dalam kotak penalti. Hanya saja bola masih melebar dari sasaran gawang sehingga kedudukan tidak berubah.

Selang tiga menit kemudian, Bryan Cristante yang bermain sebagai  gelandang laga tersebut berhasil menanduk bola hasil tendangan bebas dari Paulo Dybala. Namun bola masih mampu terantisipasi dengan baik oleh kiper Udinese. Sekaligus membuat tim asuhan Jose Mourinho semakin penasaran dalam mencetak gol ke gawang. Lantaran mereka ingin mencetak gol sejak awal pertandingan berlangsung.

Pada menit ke-5 skuat Udinese akhirnya menemukan peluang untuk mencetak gol ke gawang lawan. Kala itu mereka berhasil memanfaatkan kesalahan Karsdorp. Bek kanan asal Belanda itu, mencoba menghalau umpan silang Pereyra dan mengumpan ke kiper menggunakan dadanya. Namun ia tak menyadari kehadiran Udogie yang sudah ada dalam kotak penalti.

Ambisi Paulo Dybala Mencetak Gol Serie A Italia

Paulo Dybala berambisi ingin mencetak gol  pada menit ke-14 ia mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol. Striker asal Argentina itu berhasil  melepas tembakan kerasnya usai menerima umpan dari Spinazzola. Hanya saja bola masih bisa terantisipasi oleh kiper Udinese.

AS Roma mengalami kesulitan dalam mencetak gol ke gawang lawan. Giallorossi mencoba menekan kembali Udinese akan tetapi hal hal tersebut, masih berbuahkan hasil. Tuan rumah yang mengalami penekanan dari pasukan Giallorossi, justru hampir menggandakan kedudukan menit ke-41 melalui tembakan Pereyra.

Namun beruntungnya peluang tersebut masih bisa terantisipasi oleh Rui Patricio. Babak kedua AS Roma langsung melakukan pergantian 2 pemain sekaligus. Jose Mourinho menarik keluar Rick Karsdorp serta Bryan Cristante, dan memasukkan Zeki Celik maupun Andrea Belotti.

Usaha AS Roma dalam memperkecil kedudukan semakin sulit, lantaran kokohnya pertahanan lawan. Sementara Tammy Abraham harus keluar karena mengalami cedera bahu. Pada menit ke-75, Roberto Pereyra yang bermain begitu apik berhasil mencetak gol. Dimana Ia memaksimalkan umpan tarik Makengo.

Secara umum, AS Roma sebenarnya cukup mendominasi penguasaan bola. Namun lini serang mereka masih belum terlihat apik. Hasil ini merupakan kemenangan ke-3 bagi Udinese yang berhasil mengemas 10 poin dari lima pertandingan dan naik ke posisi empat klasemen sementara. Sedangkan AS Roma yang menelan kekalahan harus turun peringkat meskipun memiliki poin sama.***