Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe
Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Gennaro Gattuso Valencia Puas Pasukannya Libas Habis Getafe

Hasil Pertandingan Valencia vs Getafe – Gennaro Gattuso Valencia puas karena anak asuhnya berhasil bangkit dari keterpurukan. Mereka melibas Getafe hingga terpelosok pada dasar klasemen usai menelan kekalahan 5-1. Sebelumnya Valencia sempat menelan kekalahan saat berhadapan dengan Atletico Madrid 1-0.

Berkat permainan yang efisien dan fleksibel, mereka akhirnya berhasil menggempur habis Getafe. hinggaPoin penuh dari skor 5-1 terjadi dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol pekan ke-4 La Liga. Pengunjung Stadion Mestalla pada Senin dini hari menjadi saksi bagaimana pasukan Gattuso menggila. Hasil tersebut merupakan kemenangan terbesar Los Nibung selama melakoni kampanye musim ini.

Valencia selaku tuan rumah berhasil mencetak gol pada menit ke-7 melalui tendangan yang Toni Lato. Gol kedua berlanjut pada menit ke-14 berkat tembakan Samuel Lino. Dalam waktu singkat keunggulan tuan rumah berubah menjadi 2-0.

Gennaro Gattuso Valencia, Ungkap Fakta Los Nibung Mampu Menang Besar

Bukan sembarangan Gennaro Gattuso Valencia menerapkan strategi lapangan. Pasca kemenangan besar atas Getafe, Gattuso pun membeberkan fakta yang membuat kesebelasan itu menang. Entrenador asal Italia itu mengaku sempat marah kepada skuadnya, lantaran sering melakukan kesalahan sendiri hingga kebobolan satu gol.

“Saya sedikit marah. Kami kebobolan satu gol melewatkan beberapa operan. Juga kartu merah untuk Ilaix Moribba. Membuat kami selalu harus bermain 100 menit secara maksimal. Saya selalu mengatakan bahwa tim ini berlatih dengan sangat baik, bermentalitas luar biasa. Itulah cara kami menang,” ungkap Gennaro Gattuso.

Baca Juga: Robert Lewandowski Barcelona, Langsung Buat Rekor Baru La Liga

Pelatih kelahiran Corignalino Calabro tidak segan memukul anak asuhnya bila gagal menerapkan masukannya. Mengingat Gattuso memang mempunyai gaya melatih yang berbeda saat membangun kualitas lapangan skuadnya. Selain strategi, pelatih menitik beratkan pada mentalitas pemainnya.

Samu Castillejo mantan pemain AC Milan adalah satu pemain yang sempat mersakan pukulan dari pelatih Gattuso.  “Ketika mengatakan bahwa dalam sepak bola Anda harus serius. Saya pikir dalam beberapa menit terakhir Samu Castillejo tidak bermain dengan serius. Ini gaya saya melihat sepak bola dengan cara ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Antoine Griezmann Atletico Madrid Bungkam Valencia Tanyakan Nasibnya

Bagi pelatih permainan cantik saat bertanding bukanlah poin penting. Hal paling utama adalah bagaimana kesebelasan memenangkan laga dengan hasil positif. Selain itu, ia juga menjelaskan pengalaman pahit yang diterimanya ketika bertemu dengan Liverpool pada final Liga Champions 2005 silam.

Berhasil Torehkan Dua Gola Awal, Valencia Tak Merasa Cukup

Gol pembuka Toni Lato, membuat pelatih kelahiran Crigliano Calabro mengungkapkan jika telah menyadari bakat Lato sedari dia diangkat menjadi.  “Saya beruntung memiliki skuad seperti Lato. Sejak hari pertama dengan staf pelatih saya, kami sudah menyadarinya,” imbuh Gattuso.

Setelah unggul 2-0 tuan rumah semakin yakin bahwa mereka bisa menambah memenangkan laga tersebut. Terbukti hanya berselang dua menit saja Los Che kembali mencetak gol hingga memperbesar jarak keunggulan. Samu Castillejo bermain begitu apik, dan berhasil mencetak gol pada menit ke-16.

Alhasil skor berubah menjadi 3-0 dan kedudukan tersebut bertahan hingga turun minum. Perbedaan cukup mencolok semakin membuat tuan rumah nyaman terhadap pertandingan tersebut. Pasukan Los Nibung los tidak berhenti menyerang jantung pertahanan lawan hingga laga usai.

Memasuki babak kedua, Valencia tidak mengendorkan serangan mereka sama sekali terhadap Getafe. Nico Gonzalez sukses mencetak gol menit ke-65. Namun tak menanti lama Hugo Duro menambah gol menit ke-68.

Duro memanfaatkan umpan dari Yunus Musah, sekaligus menjadi penutup kemenangan atas Valencia.Hasil positif ini otomatis membuat mereka naik peringkat ke-10 klasemen sementara. Sejauh ini sudah mengoleksi sebanyak 6 poin dari 4 pertandingan.

Reaksi Terlambat Getafe Sepenuhnya Gagal Selamatkan Kesebelasan

Setelah tertinggal 5-0 dari tuan rumah, Gaston Alvarez justru baru mencetak gol untuk Getafe menit ke-78. Sehingga kedudukan berubah menjadi 5-1, gol tersebut hanya menjadi hiburan bagi tim tamu. Akibat terlambat panas, Getafe kesulitan untuk mengejar ketertinggalan mereka Getafe berada di urutan ke-19 dengan koleksi 1 poin.

Padahal secara grafik performa Valencia sedang mengalami penurunan dalam kampanye La Liga Spanyol musim ini. Tetapi perubahan yang dilakukan nampaknya mampu memberikan dampak positif. Gattuso telah melakukan banyak perubahan demi mendapatkan hasil tak terbantahkan

Musim ini, Valencia telah mendatangkan 9 pemain terbaik untuk menambah kekuatan. Seperti Edinson Cavani yang merupakan mantan bomber Napoli, PSG, dan Man United. Namun striker asal Uruguay itu tidak bisa langsung merumput ke atas lapangan karena kondisinya yang masih belum fit.

Selain itu masih ada sejumlah nama-nama pemain baru yang masuk dalam daftar starting line up Gennaro Gattuso. Tepatnya Samu Castillejo, Nico Gonzalez, Cenk Ozkacar, dan Andre Almeida. Kemudian Hugo Duro, Samuel Lino, Ilaix Moriba, hingga Justin Kluivert. Para pemain itu kedepannya akan memberika kontribusi bagi perkembangan kesebelasan ini.***