Antoine Griezmann Atletico Madrid Pertanyakan Nasibnya

Antoine Griezmann Atletico Madrid Pertanyakan Nasibnya

Antoine Griezmann Atletico Madrid Pertanyakan Nasibnya

Antoine Griezmann Atletico Madrid Pertanyakan Nasibnya
Antoine Griezmann Atletico Madrid Pertanyakan Nasibnya

Hasil Pertandingan Valencia vs Atletico Madrid – Antoine Griezmann Atletico Madrid terus menguji ketahanan Barcelona. Sebuah laporan dari outlet berita Prancis mengklaim Griezmann menuntut jawaban yang jelas dari manajemen Atletico. Pemain itu meminta Atletico untuk segera menyelesaikan situasinya tepat setelah berhasil membungkam Valencia.

Sang pemain berpendapat bahwa Los Colchoneros akan menegosiasikan biaya transfer yang lebih rendah dengan Blaugrana. Kalau tidak, ada formula lain yang bisa kedua belah pihak coba.  Seperti menurunkan upah setelah tinggal sementaranya menjadi permanen. Selain itu, ada pula kemungkinan Antoine Griezmann akan meninggalkan tim selamanya.

Sementara itu  kabarnya Griezmann juga ingin menjadi anggota penting tim nasional Prancis pada ajang Piala Dunia. Sehingga banyak opsi yang bisa terbuka untuk menjadi penyebab Antoine Griezmann pergi.

Antoine Griezmann Atletico Madrid Memiliki Klausul Pembelian Wajib

Pertanyaan terkait masa depan Antoine Griezmann Atletico Madrid  pasca pertandingan  telah diajukan. Terkait niat Atletico untuk memenuhi klausul pembelian wajib senilai  Rp700juta. Namun, seperti yang dilaporkan sebelumnya, klausul tersebut hanya dapat aktif bila pemain Prancis memainkan 50% dari pertandingan.

Sedangkan Antoine Griezmann tersedia selama masa dua tahun peminjaman. Sebelum awal musim 2022-2023, pemain berusia 31 tahun itu bermain minimal 45 menit dalam 81% pertandingan. Kampanye saat ini memang jauh dari kata ideal untuk bisa memenuhi klausul bagi Griezmann.

Baca Juga: Harvey Elliott Liverpool Cedera Usai Pesta Gol Libas Bournemouth

Dalam tiga pertandingan liga Atletico musim ini, Griezmann hanya mencatat waktu 82 menit. Faktanya, pemain Prancis telah tiba di lapangan setelah menit ke-60 untuk masing-masing tiga pertandingan tersebut. Hal Ini adalah indikasi yang jelas bahwa Diego Simeone mengikuti perintah manajemen. Pasalnya Atletico Madrid terus menambah tekanan pada tim Catalan.

Sejauh menyangkut Barcelona,​​mereka tetap tenang tentang seluruh situasi terutama karena klub tahu Simeone akan membuat lebih banyak jadwal Griezmann. Mempertimbangkan jadwal pertandingan yang sering berbenturan dengan jadwal Piala Dunia di Qatar.

Baca Juga: Robert Lewandowski Barcelona, Langsung Buat Rekor Baru La Liga

Terakhir kali Antoine Griezmann membantu kemenangan atas Valencia sebagai satu-satunya pencetak gol. Tuan Rumah kalah tipis atas Los Rojiblancos dengan skor 0-1. Gol cepat yang Alvaro Morata ciptakan pada babak pertama berhasil mengejutkan skuat Valencia para suporter. Namun gol tersebut teranulir akibat keputusan wasit. Pasalnya bola terkena tangan oleh pemain Atletico Madrid.

Atletico Madrid Tak Bisa Berlaga Tanpa Peran Antoine Griezmann

Pada menit berikutnya, pemain-pemain Atletico Madrid berusaha mendominasi pertandingan. Beberapa serangan yang pasukan Diego Simeone lancarkan memborbardir lini pertahanan Valencia. Namun pola serangan Atletico Madrid masih belum mampu merobek gawang Valencia. Penjaga gawang Giorgi Mamardashvili mampu mematahkan setiap pola serangan. Hal tersebut membuat Los Rojiblancos harus berpikir keras, bagaimana mereka menembus jantung pertahanan lawan.

Memasuki menit ke-15 babak pertama, Valencia menyerang balik jantung pertahanan Atletico Madrid. Yunus Musah berhasil mencetak 1 gol ke gawang Los Rojiblancos. Namun lagi-lagi, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran yang pemain Valencia lakukan. Setelah gol itu teranulir, laga kembali berjalan sengit dengan kedua tim saling melakukan jual-beli serangan.

Valencia dan Atletico Madrid sama-sama merasa kesulitan dalam mencetak gol. Hingga babak pertama usai, masih belum ada satupun gol tercipta. Valencia maupun Atletico Madrid, memasuki babak kedua berusaha untuk menekan pertahanan sejak awal laga berjalan. Namun, pasukan Genaro Gattuso masih kesulitan dalam penyelesaian akhir. Mereka tak mampu efektif menciptakan gol untuk Valencia.

Memasuki menit ke-60, Atletico Madrid melakukan pergantian pemain dua sekaligus. Antoine Griezmann dan Thomas Lemar masuk ke dalam lapangan. Kedua pemain asal Prancis itu menggantikan Geoffrey Kondogbia dan Rodrigo De Paul. Ternyata, langkah Diego Simeone merupakan keputusan yang tepat.

Masuknya Griezmann ke lapangan memang membuahkan hasil untuk Atletico Madrid.  Griezmann berhasil mengeksekusi dengan baik lewat gol menit ke-66, setelah mampu memanfaatkan umpan matang dari Lemar. Kekalahan tersebut menjadikan Valencia tetap bertahan pada posisinya dalam perebutan rangking klasemen sementara.

Diego Simeone Tetap Membutuhkan Sosok Striker Asal Prancis

Antoine Griezmann memang tidak turun sebagai starter Diego Simeone. Namun pelatih asal Argentina itu membutuhkan sosok striker asal Prancis dalam laga Atletico Madrid. Griezmann diturunkan selalu berhasil menjadi penentu kemenangan bagi Atletico Madrid. Ia juga tidak canggung ketika membangun kerjasama bagus dengan sesama pemain lain.

Pada sisi lain pemain berusia 31 tahun itu mendapatkan banyak pujian dari para suporter. Setelah berhasil membuat Atletico Madrid meraih kemenangan keduanya atas laga tandang mereka. Terlebih ia sukses membawa Los Rojiblancos merangsek pada kasta tertinggi klasemen. Gol tersebut juga merupakan pencapaian pertamanya untuk Atletico Madrid musim ini.

Dari segi permainan tuan rumah sangat menguasai jalannya pertandingan. Meski tim asuhan Gennaro Gattuso masih tak mampu menembus kokohnya jantung pertahanan lawan hingga pertandingan usai. Namun dari segi penguasaan bola mereka unggul 71% dan berhasil melepaskan 12 tembakan. Walau hanya ada 2 tendangan ke arah gawang, serta 6 tendangan sudut.

Secara hitungan statistik permainan, tim asuhan Diego Simeone memang tidak unggul akan tetapi mereka beruntung. Mengenai statistik pasukan Los Rojiblancos tidak terlalu memikirkan. Lantaran menurutnya statistik permainan bukan menentukan kemenangan. Sebaliknya kerjasama tim serta kekompakan para pemain yang menjadi penentu skor akhir.***