17 April 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Salah Satunya Korea Selatan

4 min read
Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Salah Satunya Korea Selatan

Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Salah Satunya Korea Selatan

Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Salah Satunya Korea Selatan
Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Salah Satunya Korea Selatan

5 Pemecatan Mengejutkan Pelatih Timnas Usai Piala Asia 2023

Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas – Bulan Februari 2024 menyisakan kisah kelam dalam dunia sepak bola internasional terutama pasca Piala Asia 2023.

Salah satu yang mengalami pemutusan hubungan kerjasama adalah Jurgen Klinsmann, pelatih timnas Korea Selatan.

Keputusan pemecatan ini menjadi sorotan setelah kegagalan timnya pada kompetisi Piala Asia 2023. Padahal turnamen tersebut merupakan harapan bagi Taeguk Warriors mampu memberikan mereka gelar tahun ini.

Awalnya Jurgen Klinsmann datang dengan membawa angin segar bagi timnas Korea Selatan. Namun, ia  menemui nasib buruk setelah kekalahan telak babak semifinal Piala Asia 2023.

Timnya terhenti setelah kalah 0-2 dari Yordania, sebuah hasil yang melampaui ekspektasi buruk dan mengecewakan para penggemar.

 

Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas, Jurgen Klinsmann Gagal Persatukan Korsel

Soal pemecatan terburuk pelatih timnas Korea Selatan Jurgen Klinsmann tidak datang begitu saja.

Melainkan sebagai hasil rekomendasi dari Komite Penasihat Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) dalam rapat internal. Pencapaian yang tidak memuaskan pada Piala Asia 2023 menjadi pemicu utama keputusan ini.

Timnas Korea Selatan terakhir kali meraih gelar Piala Asia pada 1960, harus kembali menahan hasrat juara mereka setelah 64 tahun.

Meskipun Klinsmann mendapatkan kontrak hingga Piala Dunia 2026. Kegagalan memenuhi target juara Piala Asia 2023 menjadi akhir perjalanannya menempati kursi pelatih Taeguk Warriors.

Baca Juga: Penyerangan Kualifikasi Piala Dunia Mesir, Mohamed Salah Nyaris

Selain itu, pada 14 Februari 2024 terungkap bahwa Son Heung-min dan Lee Kang-in terlibat bentrok jelang semifinal Piala Asia 2023 melawan Yordania.

Dispatch melaporkan bahwa perkelahian antara Son Heung-min dan Lee Kang-in terpicu saat beberapa pemain ingin bermain tenis meja setelah makan malam.

Son Heung-min keberatan dan mencoba menahan Lee Kang-in, perkelahian terjadi sehingga sejumlah pemain lain harus turun tangan. Insiden ini berakhir dengan dislokasi pada jari pemain Tottenham Hotspurs.

Baca Juga: Laga Persahabatan Lionel Messi, Legenda Bola Penuhi Inter Miami

“Tidak memenuhi ekspektasi kami terhadap pelatih kepala tim nasional. Dan ia juga tidak menunjukkan kepemimpinan,” ujar Presiden KFA Chung Mong Gyu terkait pemecatan pelatih.

Menurut KFA  Klinsmann tidak mungkin berkembang jika masih berposisi sebagai pelatih kepala Taeguk Warriors. Lantaran kemampuannya meramu tim serta etos kerjanya tidak sejalan dengan visi misi mereka.

Sebelum menjabat sebagai pelatih untuk Korsel, Klinsmann mengepalai tim nasional Amerika Serikat dari 2011 hingga 2016.

“Kepada semua pemain, staf pelatih saya, dan semua penggemar sepak bola Korea dengan rasa terima kasih yang tulus. Terima kasih banyak atas segala dukungannya membawa kami ke semifinal Piala Asia. Serta perjalanan luar biasa selama 12 bulan terakhir dengan tidak kalah 13 pertandingan berturut-turut sebelum semifinal!” ujar Jurgen Klinsmann.

 

Bahrain Lakukan Pemecatan Terburuk Pelatih Timnas Usai Kalah Piala Asia 2023

Selanjutnya pemecatan terburuk pelatih timnas usai Piala Asia adalah Bahrain dan Oman.

Memang setelah gelaran Piala Asia 2023, terjadi banyak pemecatan yang mengejutkan untuk perwakilan gagal mencapai target seperti Bahrain dan Oman.

Juan Antonio Pizzi Bahrain dan Branko Ivankovic Oman adalah dua pelatih yang harus meninggalkan posisinya setelah hasil mengecewakan dalam turnamen tersebut.

Juan Antonio Pizzi haus meninggalkan kursi pelatih Timnas Bahrain setelah hanya mampu membawa tim tersebut mencapai babak 16 besar dalam Piala Asia 2023.

Bahrain sebenarnya menunjukkan performa bagus fase grup dengan menjadi juara Grup E setelah mengalahkan Malaysia dan Yordania.

Namun, babak 16 besar mereka mengalami kekalahan telak 1-3 dari Jepang mengakhiri perjalanan dalam turnamen Piala Asia.

Hasil tersebut membuat manajemen Bahrain memutuskan untuk memecat Juan Antonio Pizzi dari jabatannya sebagai pelatih.

Sementara itu, Branko Ivankovic juga harus meninggalkan kursi pelatih Timnas Oman setelah timnya gagal mencapai hasil sesuai target dalam Piala Asia 2023.

Oman hanya mampu finis urutan ketiga Grup F setelah meraih dua poin dari hasil imbang melawan Kirgistan.

Meskipun berkontribusi dalam membantu Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar karena hasil tersebut. Performa keseluruhan Oman pada turnamen Piala Asia tidak memuaskan.

Alhasil membuat manajemen Oman memutuskan untuk memecat Branko Ivankovic dari jabatannya sebagai pelatih.

Pemecatan ini menunjukkan bahwa performa timnas level internasional sangatlah penting dan ekspektasi tinggi manajemen serta penggemar miliki.

Bagi Bahrain dan Oman, langkah ini juga memberikan kesempatan kedua negara untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki program sepak bola nasional mereka.

 

China dan Tajikistan Ikut Mendepak Manajer Mereka

Berita Sepakbola Viral Terbaru – Perhelatan Piala Asia 2023 menorehkan kisah buruk bagi pelatih dari Timnas China dan Tajikistan.

Aleksandar Jankovic China dan Petar Segrt Tajikistan harus menghadapi konsekuensi atas hasil timnas mereka pada turnamen Piala Asia.

Pada akhirnya Aleksandar Jankovic pelatih asal Serbia, harus menelan pahitnya kegagalan Timnas China lantaran hanya mampu menempati posisi ketiga Grup A. Selama prosesnya China meraih hanya 2 poin dari 3 pertandingan.

Hasil tersebut membuat manajemen timnas China memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Jankovic.

Apalagi China gagal mencetak satu gol pun dalam turnamen tersebut. Sehingga Jankovic harus rela kehilangan posisinya sebagai pelatih timnas.

Petar Segrt, awalnya menorehkan catatan manis bersama Timnas Tajikistan untuk Piala Asia 2023.

Segrt bahkan berhasil membawa timnas Tajikistan melaju hingga ke perempatfinal mengalahkan Uni Emirat Arab babak 16 besar.

Namun, perjalanan manis tersebut harus terhenti pada perempatfinal setelah kalah tipis dari Yordania dengan skor 0-1.

Sayangnya kontrak Segrt dengan timnas Tajikistan tidak berlanjut secara otomatis mengakhiri masa pengabdiannya sejak 2022.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.