Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun Tuai Kecaman di Piala Afrika

Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun Tuai Kecaman di Piala Afrika
Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun Tuai Kecaman di Piala Afrika

Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun sejak 11 Desember 2032. Belakangan ini menuai kecaman atas pernyataannya kala memberi motivasi tim nasional negaranya. Eto’o dianggap tak sepantasnya menyamakan olahraga sepak bola sebagai medan perang. Sekalipun istilah yang mantan pemain Barcelona itu sampaikan demi memberi semangat anak asuhnya.

Sesuai jadwal laga lanjutan Piala Afrika, maka Kamerun vs Mesir tidak terelakkan pada 4 Februari 2022. Samuel Eto’o berupaya menyemangati Indomitable Lions menjelang pertemuan dengan tim Pharaohs. Ia menyebut bila tim nasional Kamerun seharusnya bersiap seperti akan menghadapi perang.

Pernyataan tersebut Eto’o sampaikan dari ruang ganti Kamerun, pasca tim tersebut mulus melaju ke perempat final. Kala itu mereka sukses mengalahkan Gambia 2-0, berkat kerja keras dari Vincent Aboubakar dkk. Mengetahui Eto’o menyamakan kompetisi sepak bola dengan perang. Kecaman lantas Carlos Queiroz pelatih Mesir arahkan kepadanya. Ia menyebut jika pesan dari Presiden Federasi Kamerun sampaikan sebuah pesan motivasi yang buruk.

Pernyataan Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun Dicibir Carlos Queiroz Piala Afrika

Pernyataan Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun membuat gerah Mesir. Lantaran pertandingan Kamerun vs Mesir adalah bentrokan terdekat dalam Piala Dunia. Carlos Queiroz sebagai mantan asisten pelatih Sir Alex Ferguson mengingatkan. Bila sepak bola adalah kompetisi olahraga tentang perayaan dan suka ria.

“Ini adalah komentar yang sangat disayangkan, pendekatan yang sangat buruk kepada tim nasional Kamerun. Eto’o membuat deklarasi perang sebelum satu pertandingan berlangsung. Dia rupanya tidak belajar apa pun ketika berada di sepakbola profesional,” papar Queiroz.

Baca Juga: Prediksi Kamerun Vs Mesir 4 Februari 2022 Piala Afrika  

Carlos Queiroz pun menambahkan bahwa sejatinya kompetisi Piala Afrika adalah perayaan. Dimana semua pihak terlibat bermain dengan penuh kegembiraan dan buka merasa sedang berperang. “ Kami akan menjawab anggapan Eto’o dengan penampilan sepak bola terbaik. Termasuk menunjukkan sikap terbaik, karena kualitas terbaik adalah yang masyarakat harapkan,” tandas Queiroz.

Baca Juga: Prediksi Athletic Club vs Real Madrid 4 Februari 2022 Copa del Rey

Tidak puas sampai disana, kepala pelatih tim nasional Mesir itu ingin agar Eto’o menarik perkataannya. Queiroz bahkan berharap CAF sebuah federeasi sepakbola Afrika mengambil tindakan tegas. Semua bermula dari ucapan motivasi Presiden Federasi Kamerun yang bocor ke media sosial.

Samuel Eto’o Tidak Sendirian Memotivasi Tim Secara Hiperbola

Pasca pensiun sebagai pemain sepak bola internasional, Eto’o lantas muncul dengan status barunya. Otomatis membuat mantan pemain Inter Milan itu paling sibuk sebagai Presiden Federasi FECAFOOT. Peran aktifnya secara langsung terlihat kala mendampingi tim nasional Kamerun saat bentrokan dengan Gambia.

Baca Juga: Prediksi Real Sociedad vs Real Betis 4 Februari 2022 Copa del Rey

Besar kemungkinan bila pernyataan  Eto’o dipengaruhi kondisi sosial di Kamerun. Pasalnya wilayah barat Daya Les Lions memang terjadi konflik bersejata jangka panjang. Yaitu militan lokal yang berupaya membangun negara dengan nama Ambazonia dan berpisah dari Kamerun.

Samuel Eto’o bukanlah orang pertama yang menggunakan istilah hiperbola sebagai motivasi. Sejumlah pelatih beken juga kedapatan menggunakan kata-kata berlebihan. Diantaranya adalah Jose Mourinho, Pep Guardiola, Juergen Klopp, hingga Ferguson.

Samuel Eto’o Presiden Federasi Kamerun Jengah Negaranya Terseret Skandal Curang

Sebuah reaksi yang lumrah ditunjukkan Samuel Eto’o ketika negara tercinta terseret skandal curang. Terlebih berstatus sebagai Presiden Federasi Kamerun membuat Eto’o lebih banyak menerima kecurigaan curang. Ia lantas mengeluarkan isi hatinya menanggapi berita miring yang beredar.

Kamerun selaku tuan rumah Piala Afrika merupakan sasaran empuk menerima gunjingan. Rumor tersebut merebak saat aturan protokol kesehatan yang berubah. Masalahnya perubahan terjadi hanya selang satu hari sebelum Kamerun vs Kepulauan Komoro. Akibatnya Komoro tidak menggunakan kiper satu-satunya mereka.

Sekalipun Ali Ahamada menunjukkan catatan negatif Covid-19. CAF sendiri menyebut bila Ahamada sempat positif Covid-19 sehingga tidak memenuhi syarat. Hasilnya mereka terpaksa melawan Kamerun tanpa kiper. Karena kiper mereka harus menjalani isolasi mandiri selama 5 hari sebelum tes lanjutan.

Gelandang Yacine Bourhane juga menjadi ‘korba’ protokol kesehatan Piala Afrika. Menanggapi kritik pedas yang terarah kepada Kamerun. Samuel Eto’o mengatakan tidak menoleransi kecurangan. Serta menjabarkan bila agensi yang melakukan tes kesehatan sepenuhnya bekerja bebas dari kewenangan Kamerun.

“Pemerintah Kamerun tidak menangani tes Covid-19, peraturan tersebut sudah semua pihak ketahui sebelum kompetisi. Saya meminta dengan hormat agar menghormati Kamerun. Tunisia memiliki tujuh pemain yang positif Covid-19 kala melawan Nigeria. Sudah jelas jika lawan Tunisia bukan Kamerun,”ujar Eto’o.

“Kamerun berusaha menjadi juara sejati yang layak mendapatkan semua gelar. Kami tak pernah menerima dan tak akan akan pernah curang. Semoga semua penjelasan ini bisa menghentikan perdebatan palsu terhadap negara dan federasi Kamerun.” Pungkasnya.

Jabatan Seumur Jagung Eto’o Haruskan Banyak Pembelajaran

Sabtu, 11 Desember 2021 Samuel Eto’o telah terpilih sebagai Presiden Federasi Kamerun yang baru. Mantan penyerang Barcelona itu memilih kembali ke kampung halaman pasca pensiun. Eto’o terbilang gemilang selama bermain sepak bola Piala Afrika. Bahkan sempat menerima empat kali gelar sebagai pemain terbaik Afrika.

Kandidat Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun (FEFAFOOT) memiliki saingan kuat lainnya. Yaitu Seido Mbombo Njoya yang kini menempati posisi wakil presiden federasi ke-4. Sejatinya pemilihan Presiden Federasi ada 5 kandidat lain berjumlah 7 dengan Eto’o. Anehnya menjelang kompetisi lima kandidat justru mundur.

Eto’o sendiri telah menjanjikan berbagai reformasi guna mengembangkan sepak bola dalam negeri.

“Kebijakan Kami harus berpusat ke pesepak bola dalah peran untuk memastikan Kesejahteraan pemain. Bahwa mereka yang memainkan sepak bola wajib mendapatkan penghidupan yang layak. Saya telah berbicara dengan komunitas bisnis dan kami yakin akan mendapatkan investor yang tepat. Eto’o, berjanji akan membangun setidaknya 10 stadion selama masa jabatannya.

Pencalonan dan pemilihan Eto’o mengambil perhatian publik Kamerun. Proses penghitungan suara tayang secara langsung oleh televisi nasional negara Afrika Tengah. Eto’o harus menuntaskan tugas mengawal jalanan Piala Afrika di Kamerun dari Januari hingga Februari 2022.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai