UEFA FIFA Kompak ‘Membuang’ Rusia, Vladimir Putin Pilih Abritase

UEFA FIFA Kompak ‘Membuang’ Rusia, Vladimir Putin Pilih Abritase
UEFA FIFA Kompak ‘Membuang’ Rusia, Vladimir Putin Pilih Abritase

SEPAK BOLA PIALA DUNIA – UEFA FIFA kompak ‘membuang’ Rusia dari ajang sepak bola Eropa maupun Piala Dunia 2022. Rusia telah dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 di Qatar oleh FIFA. Setelah badan pengatur dunia dan asosiasi Eropa mengeluarkan pernyataan bersama.

UEFA dan FIFA mengonfirmasi bahwa semua tim dan klub nasional Rusia telah diskors. Pemberitahuan lebih lanjut akan diberikan menyusul invasi ke Ukraina oleh militer Vladimir Putin. Kedua organisasi sepak bola ini mengambil keputusan setelah meningkatnya tekanan dari negara-negara Eropa.

Senin, 28 Februari 2022 Komite Olimpiade Internasional, FIFA dan UEFA mengkonfirmasi. Bahwa Rusia tidak akan terlibat dalam playoff Piala Dunia mendatang. Seharusnya pasukan dari negara Vladimir Putin itu akan bermain melawan Polandia di semifinal.

Kemudian menuju babak final dengan melawan pemenang dari Swedia atau Ceko. Belum pertandingan berjalan. Publik dihebohkan keputusan Presiden Rusia, Vladimir Putin melakukan invasi militer ke Ukraina.

UEFA FIFA Kompak ‘Membuang’ Rusia, Berlaku untuk Semua Tim Rusia

Secara resmi pada bulan Maret 2022 UEFA FIFA kompak  ‘membuang’ Rusia. Tim wanita Rusia juga terdepak dari Kejuaraan Eropa. Bila berjalan sesuai jadwal tim wanita akan bermain di Inggris pada bulan Juli.

Spartak Moscow juga telah tidak lagi bermain untuk Liga Europa. Berarti lawan babak 16 besar RB Leipzig akan mendapat previlege ke perempat final kompetisi. UEFA menunjukkan keseriusan keputusannya memboikot tim sepak bola dari Negeri Vladimir utin.

UEFA mengkonfirmasi bahwa telah membatalkan kesepakatan dengan sponsor Gazprom. Yaitu sebuah perusahaan energi Rusia yang bernilai Rp700 miliar per tahun untuk organisasi. Keputusan organisasi tidak lama berselang sejak Saint Petersburg dicabut dari hak tuan rumah.

Baca Juga: Prediksi Mallorca Vs Real Sociedad 3 Maret 2022 Liga Spanyol

Saint Petersburg awalnya adalah venue final Liga Champions musim ini. Sebagai gantinya Paris, Prancis, mengambil hak sebagai tuan rumah final Liga Champions. Dalam sebuah pernyataan resmi FIFA dan UEFA  kompak mengatakan. Ada dalam tahapan mempertimbangkan penerapan langkah-langkah tambahan.

Baca Juga: Prediksi Club Brugge Vs Gent 3 Maret 2022 Liga Belgia

“Menyusul keputusan awal yang diadopsi oleh Dewan FIFA dan Komite Eksekutif UEFA. Kami mempertimbangkan penerapan langkah-langkah tambahan. FIFA dan UEFA hari ini telah memutuskan bersama. Bahwa semua tim Rusia, apakah tim perwakilan nasional atau tim klub. Mendapat penangguhan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA sampai pemberitahuan lebih lanjut,” terang perwakilan UEFA dan FIFA.

Rusia Memiliki Hak Abritase Soal Keputusan UEFA dan FIFA

Keputusan kedua asosiasi sepak bola besar diadopsi hari ini oleh Biro Dewan FIFA dan Komite Eksekutif UEFA. Masing-masing badan pembuat keputusan tertinggi dari kedua institusi mengenai masalah mendesak tersebut. Sepak bola sepenuhnya bersatu dalam solidaritas penuh dengan semua orang yang terkena dampak di Ukraina.

Kedua Presiden berharap situasi Ukraina akan membaik secara signifikan dan cepat. Sehingga sepak bola dapat kembali menjadi vektor persatuan dan perdamaian. Belum jelas apakah Presiden Vladimir Putin membiarkan cabang olahraga kebanggannya alami blokir besar-besaran.

Baca Juga: Prediksi Luton Town Vs Chelsea 3 Maret 2022 Piala FA

Keputusan kedua asosiasi dapat patah jika Rusia menang banding. Komite negara Vladimir Putin perlu mengajukan tingkat banding melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne. Persatuan Sepak Bola Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menantang keputusan tersebut.

“Saya merasa kasihan pada anak-anak saya (timnas Rusia). Mereka bermimpi bermain di Piala Dunia sekarang harapan mereka hilang,” ungkap kepala pelatih Rusia Valery Karpin.

Tidak lama Federasi Sepak Bola AS mengeluarkan pernyataan pada hari Senin, 28 Februari 2022. Bila mereka bergabung dengan federasi sepak bola lainnya menolak bermain dengan Rusia.

“Federasi Sepak Bola AS berdiri bersatu dengan rakyat Ukraina. Tegas dalam kecaman kami atas invasi keji dan tidak manusiawi oleh Rusia. Kami tidak akan menodai permainan global, atau mencemarkan Ukraina. Tidak mengambil bidang yang sama dengan Rusia, tidak peduli apa pun yang terjadi. Sampai kebebasan dan perdamaian dipulihkan. #WeStandWithUkraine,” ucap perwakilan Federasi Sepak Bola AS.

Miliarder Rusia Roman Abramovich Pemilik Chelsea Ambil Langkah Mundur

Pengusaha miliarder Rusia Roman Abramovich sekaligus pemilik klub sepak bola Liga Premier Chelsea. Telah menerima permintaan Ukraina untuk membantu merundingkan agar perang berakhir. Kabar tentang keterlibatan Abramovich dalam pembicaraan menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Pertama kali datang dari media Israel, Jewish News, mereka mengatakan Kyiv menghubungi melalui relasi Yahudi untuk meminta bantuannya. “Saya dapat mengkonfirmasi Roman Abramovich dihubungi oleh pihak Ukraina. Tujuannya untuk dukungan dalam mencapai resolusi damai. Bahwa dia telah berusaha untuk membantu setelahnya,” terang juru bicara Abramovich.

Mempertimbangkan besarnya resiko yang dapat Roman Abramovich hadapi. Pihaknya meminta media memaklumi jika belum bisa berkomentar banyak.

Abramovich merupakan seorang keturunan Yahudi dan berkebangsaan Israel. Ia menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh setelah memperoleh kekayaan pasca pecahnya Uni Soviet. Peringkat kekayaan bersihnya kurang lebih senilai Rp192.85 triliun.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai