20 Mei 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Alex Song Barcelona Karma Deretan Bintang Memilih Uang

4 min read
Berikut, Alex Song Barcelona Karma Deretan Bintang Memilih Uang

Berikut, Alex Song Barcelona Karma Deretan Bintang Memilih Uang

Berikut, Alex Song Barcelona Karma Deretan Bintang Memilih Uang
Berikut, Alex Song Barcelona Karma Deretan Bintang Memilih Uang

Alex Song Barcelona menjadi salah satu bintang sepakbola memilih uang ketimbang karir. Kala itu Song bahkan tidak berpikir dua kali ketika tim Catalan memberinya kontrak besar. Sebuah hal lumrah ketika pemain bola memperoleh bayaran fantastis. Selain populer, olahraga satu ini juga memiliki nilai ekonomi yang menggiurkan semua pihak.

Bahkan sepakbola menjadi olahraga yang royal terhadap para pemainnya. Klub-klub bola raksasa Eropa dan Amerika tidak pernah kehabisan permintaan. Bahkan kini tawaran kontrak tinggi datang dari negara-negara seperti Jepang, Cina, hingga Timur Tengah.

Tak ayal fakta perputaran uang besar dalam dunia sepakbola. Membuat sejumlah pemain memilih kontrak bernilai besar. Ketimbang memperjuangkan karir bolanya yang mungkin belum terlihat. Cukup banyak pemain Eropa yang hijrah keluar benua biru demi mengejar materi.

Keputusan ekstrim dari pesepakbola yang mengutamakan materi ketimbang karir. Menuai berbagai reaksi khususnya dari para penggemar. Salah satunya adalah sentimen akan tipisnya landasan moral kecintaan sang atlet terhadap olahraga bola. Publik dibuat memahami bila sepakbola juga merupakan sebuah profesi.

Alex Song Barcelona Karma Bintang Sepakbola Memilih Uang Ketimbang Karir

Urutan pertama ada Alex Song Barcelona sebagai bintang sepakbola memilih kontrak besar. Sebelumnya Song merupakan pemain Arsenal pada 2005. Perfoma yang bagus membuatnye memperoleh terobosan karir di tahun 2008. Arsene Wenger menjadikannya sebahai bagian penting mengembangkan tim.

Kala itu tanggung jawab Song adalah membereska pekerjaan di tengah lapangan. Membiarkan Fabregas dan Nasri fokus pada upaya menjebol gawang lawang. Sayang, Alex Song memilih berhenti berkembang bersama The Gunners. Ia memutuskan pindah ke Spanyol kala Barcelona pada tahun 2012 menawarkan kenaikkan gaji.

Baca Juga: Prediksi Crystal Palace Vs Liverpool 23 Januari 2022 Liga Inggris

Tawaran gaji 2x lipat membuat Song meninggalkan klub yang membesarkan namanya. Baginya bukan masalah kekurangan bermain secara reguler. Lantaran Barcelona sendiri mempunyai pemain centre melimpah. Sebut saja Xavi Iniesta, Fabregas, Busquets, dan Keitas.

Bersama Barcelona Song telah tampil sebanyak 39 laga, jumlah yang terbilang sedikit. Karir Alex Song lantas kandas setelah mantra West Ham dan Rubin Kazan. Ia seolah memilih tenggelam dan hilang dari sorotan publik. Alasan Song meninggalkan Arsenal adalah ingin mempunyai kehidupan lebih baik.

“Ketika Barcelona menawari saya kontrak, dan melihat berapa banyak yang akan di dapatkan. Saya tidak berpikir dua kali, karena memikirkan istri dan anak-anak. Mereka harus memiliki kehidupan yang nyaman begitu karier saya berakhir,” ungkap Alex Song.

Alex Song sendiri bertemu dengan direktur klub Barcelona dan telah mengetahui situasi sejak awal. Yaitu kurangnya peran Song di Lapangan karena banyaknya pilihan pemain. Namun ia mengaku tidak keberatan asalkan memperoleh bayaran sepadan.

“Saya bertemu dengan direktur olahraga Barca, dan dia mengatakan bahwa tidak akan bisa memainkan banyak pertandingan. Tapi saya tidak peduli, karena tahu bahwa sekarang saya akan menjadi seorang jutawan,” lanjut Song menerangkan.

Tetapi Alex Sing justru menyesali keputusan impulsifnya. Ia merasa tidak seharusnya menomor satukan karir ketimbang passion bermain bola.

Selain Alex Song, Radamel Falcao Tinggalkan Porto Demi Uang

Setelah Alex Song yang menyesali keputusannya pindah ke Barcelona. Kini ada Radamel Falcao yang meninggalkan Porto. Alasan mendadakmya Falcao meninggalkan Porto lantaran menerima pinangan Atletico Madrid. Sebelumnya Falcao sendiri bekerja sama dengan Andre Villas-Boas memimpin tim. Kemampuan mereka mampu membawa Porto menjuarai Liga Eropa.

Tahun 2011 merupakan waktu Falcao menandatangani kontrak spektakuler dengan Atletico Madrid. Diego Simeone memberikan arahan untuknya dan tim di La Liga. Permainan buruk Falcao berbuah olo-olok sejumlah pemain bertahan. Beberapa diantaranya adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Baca Juga: Prediksi Real Betis Vs Alaves 19 Januari 2022 La Liga

Total 91 penampilan bersama Rojiblancos, pemain satu ini memberikan 90 gol. Lengkap dengan kemenangan Liga Eropa. Meski merasa salah memilih klub, Falcao tidak pernah kehabisan pinangan klub Elit Eropa.

Salah satunya adalah AS Monaco tempatnya bernaung usai meninggalkan Atletico tahun 2013 AS Monaco baru memperoleh suntik dana sehingga mampu memanggilnya bermain. Kala itu kontrak dalam setahun bersih mencapai Rp28triliun.

Tidak berselang lama, Falcao lantas pindah meramaikan Ligue 1. Padahal saat itu Liga Prancis belum seramai sekarang. Dirinya nekat memilih Prancis sekalipun sedang bermain di level tertinggi La Liga. Transfer itu nyatanya merupakan awal hancurnya karir sang pemain Kolombia. Kini Falcao memilih menetap bersama Rayo Vallecano di La Liga.

Emmanuel Adebayor Pilih Manchester City Demi Kontrak Besar

Karma pemain sepakbola memilih uang selanjutnya adalah Emmanuel Adebayor. Dahulu Adebayor ketika di bawah asuhan Arsene Wenger. Bersama Arsenal dirinya adalah prospek yang menakutkan dunia sepak bola. Memiliki kemampuan fisik diatas rata-rata serta cepat menguasai bola. Pemain Togo tersebut bukanlah pesepakbola yang mudah orang kawal.

Kala itu pada tahun 2007-2008 mampu menghasilkan 30 gol dari 48 laga semua kompetisi. Situasi berubah ketika Emmanuel Adebayor mendapat penawaran tinggi. Manchester City yang diakuisi Arab lantas memberikan dua kali lipat gaji Adebayor.

Baca Juga: Prediksi Manchester United Vs West Ham 22 Januari 2022 Liga Inggris

Pasca hijrah, Adebayor percaya diri bermain melawan mantan timnya. Kala itu pertandingan menjadi kemenangan untuk The Citizen 4-2. Ia seolah tidak peduli merayakan kemenangan dari lautan para penggemarnya selama bersama Arsenal.

Seolah menjadi karma, karir Adebayor justru tenggelam bersama dengan Manchester City. Karirnya gagal berkembang optimal sekalipun banyak berharap. Pada akhirnya ia pun terdepak dan berpindah ke Tottenham Hotspur. Pernah juga bermain Real Madrid, Crystal Palace, hingga Istanbul Basaksehir.

Oscar Pemain Muda Chelsea yang Meredup di Liga China

Pesepakbola selanjutnya yang seolah memperoleh karma lantaran mengedepankan uang. Yaitu Oscar mantan pemain muda Chelsea yang sempat dianggap sebagai masa depan cemerlang. Ia mempunyai passing sempurnya, ketajaman penilaian akan peluang, kreativitas lapangan, hingga teknik halus sepakbola.

Bahkan namanya sempat sejajar dengan Neymar dan Lucas Moura. Sebagai masa depan pemain bola menjanjikan sebagai bintang. Empat musim Oscar lalui di Inggris bersama The Blues dengan total 131 pertandingan. Ia membantu Chelsea memperoleh kemenangan Liga Premier, Liga Eropa UEFA, dan timnas Brasil.

Karirnya otomatis tenggelam ketika memilih Shanghai SIPG pada tahun 2017. Ia memilih meramaikan klub Liga Super China berkat gaji besar. China melakukan transfer untuk gelandang Brasil senilai Rp11,520 triliun. Alhasil setelah gagal membangun karir ia pun kembali ke Atletico Madrid dan bermain untuk Italia di usia 28 tahun.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.