Derby Madrid La Liga, Real Madrid Beri Mimpi Buruk Rojiblancos

Derby Madrid La Liga, Real Madrid Beri Mimpi Buruk Rojiblancos
Derby Madrid La Liga, Real Madrid Beri Mimpi Buruk Rojiblancos

Hasil Pertandingan Atletico Madrid vs Real Madrid – Derby Madrid La Liga menunjukkan bagaimana Los Rojiblancos mendapatkan mimpi buruk di rumah sendiri. Sedangkan Los Blancos semakin kokoh menempati puncak klasemen. Pertandingan kedua tim raksasa Spanyol berlangsung  dengan permainan tempo tinggi.

Kala itu skuat Atletico Madrid bermain agresif terutama di hadapan para pendukung. Sementara Real Madrid yang datang berkunjung, awalnya cukup mengalami kesulitan dalam mencari celah menembus jantung pertahanan Rojiblancos untuk 10 menit pertama.

Namun setiap tekanan Atletico Madrid ke lini pertahanan lawan justru tidak menghasilkan. Sementara itu Real Madrid yang terus mendapatkan gempuran dari tuan rumah akhirnya perlahan-lahan menguasai pertandingan. Hal tersebut terlihat ketika laga berjalan cukup seimbang hingga memasuki menit ke-15.

Derby Madrid La Liga, Real Madrid Temukan Ritme Permainannya

Ketika Derby Madrid La Liga berlangsung 18 menit, Real Madrid akhirnya mencetak gol kejutan. Rodrygo berhasil meloloskan diri ke dalam kotak penalti untuk menyambut umpan lambung dari Tchouameni. Ia berhasil melakukan sepakan voli keras dari jarak dekat. Sehingga bola mengarah ke gawang dan membuat Jan Oblak tak bisa memblokir bola. Alhasil kedudukan seketika berubah menjadi 0-1.

Setelah unggul 0-1, Real Madrid nampak bermain lepas terlihat mereka mulai menemukan celah dalam garis tekanan tinggi tuan rumah. Memasuki menit ke-36, El Real berhasil menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat. Tembakan yang Vinicius lepaskan membentur tiang dekat. Bola bergulir ke tiang jauh lalu Valverde sambut seketika kedudukan berubah menjadi 0-2.

Baca Juga: Erik Ten Hag Man United Dukung CR7 Gemilang di Old Trafford

Sementara itu, Atletico Madrid yang ketinggalan dua angka mencoba bangkit pada sisa babak pertama. Sejatinya banyak peluang yang tercipta akan tapi Los Blancos masih memiliki Courtois yang selalu mematahkan tendangan-tendangan para pemain Atletico Madrid. Meskipun peluang belum menjadi gol, tuan rumah sama sekali tidak mengendorkan upaya menciptakan gol balasan.

Pertandingan berlanjut dengan tempo permainan yang tidak jauh berbeda dengan babak pertama. Namun kali ini Real Madrid tampak lebih tenang dalam menguasai bola. Sementara Atletico Madrid mencoba meningkatkan tempo permainan. Walau mereka terus-menerus mendapatkan jalan buntu dalam menembus jantung pertahanan Real Madrid hingga menit ke-60.

Baca Juga: Arsenal Liga Inggris Kiprahnya Sukses Tekuk Brentford Tanpa Ampun

Penguasaan bola Real Madrid menjadi kunci laga ini, memasuki menit ke-70 tamu mencoba mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Hal tersebut membuat Atletico Madrid semakin sulit mendapatkan celah untuk melakukan serangan balik. Dalam hal ini, pertahanan Los Blancos terlihat semakin rapat dalam menjaga keunggulan mereka.

Real Madrid Memutuskan Bertahan Jelang Akhir Derby

Memasuki menit ke-83, Atletico Madrid akhirnya berhasil mencetak gol balasan. Gol tersebut terjadi melalui tendangan sudut. Memanfaatkan situasi Courtois yang membuat kesalahan dari luar area kotak penalti. Bola lantas mengarah ke pundak Hermoso dan ia seketika membelokkan bola ke arah gawang. Sehingga kedudukan berubah menjadi 1-2 sebelum pertandingan mencapai waktu penuh.

Setelah terjadi gol balasan tempo permainan mulai memanas, hingga menit-menit akhir pertandingan. Sementara itu Atletico Madrid terus coba menggempur jantung pertahanan Real Madrid. Hanya saja tak ada gol yang tercipta, sekalipun tambahan waktu 4 menit wasit berikan.

Real Madrid menanggapi dengan penuh semangat kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid. Mereka mengabaikan seruan rasisme yang diarahkan kepada salah seorang pemainnya. Vinicius Junior tampak bersemangat ketika rekan setim dan senegaranya Rodrygo menempatkan Real Madrid dengan serangan luar biasa.

Tarian perayaan itu halus, tetapi teriakan Vinicius Junior tepat setelah itu mentah. Semacam pelepasan setelah menghabiskan persiapan untuk derby menghadapi pelecehan rasis daripada fokus pada tuan rumah.

Carlo Ancelotti dan pasukannya mendukung pemain sayap bintang mereka dengan kinerja tim yang kohesif mempertahankan rekor La Liga sempurna. Enam kemenangan dari enam laga papan atas Spanyol musim ini. Bertambah dua dari Liga Champions dan satu kemenangan Piala Super UEFA.

Kemenangan Los Blancos Berkat Kontribusi Para Pemain

Kebersamaan mereka memicu kemenangan dramatis tahun lalu dan semakin kuat musim ini. Carlo Ancelotti membangun sebuah keluarga, mereka semua kembali tersenyum ketika Federico Valverde menggandakan keunggulan. Merasa lega ketika gol Mario Hermoso pada menit ke-83 terbukti tidak lebih dari sebuah hiburan.

Aktor-aktor jahat Wanda Metropolitano merusak acara tersebut dengan nyanyian monyet keji sebelum pertandingan berakhir. Namun citra yang menentukan itu bisa terbilang masih merupakan energi cerah dari Vinicius Junior.

Sementara ia berjuang untuk menyalurkan emosi ke dalam produksi lapangan. Vinicius masih menunjukkan ketabahan mental untuk menjalani 90 menit penuh dalam kondisi yang tidak bersahabat. Real Madrid terus bergulir bahkan tanpa adanya striker Karim Benzema yang cedera.

Pemain depan Brasil Rodrygo bekerja sama dengan baik dengan Aurelien Tchouameni sebelum berlari ke umpan yang luar biasa. Ia adalah tokoh kunci dalam kemenangan karena gerakan dan kemampuannya terhubung dengan pemain lain.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai