Final Liga Champions, Aleksander Ceferin: Real Madrid Punya 9 Nyawa

Final Liga Champions, Aleksander Ceferin: Real Madrid Punya 9 Nyawa
Final Liga Champions, Aleksander Ceferin: Real Madrid Punya 9 Nyawa

Liverpool vs Real Madrid – Final Liga Champions 2021-2022 sudah tinggal sebentar lagi. Banyak pihak mencoba memprediksi siapa yang akan menjadi juara. Aleksander Ceferin Presiden UEFA justru menolak memprediksi pemenang antara Liverpool vs Real Madrid.

Alasan Ceferin lantaran Real Madrid dan Liverpool memiliki keunggulan masing-masing. Final Liga Champions nanti akan diselenggarakan dari Stade de France Prancis. Tepatnya pada hari Minggu, 29 Mei 2022 dini hari. Bukan kali pertama bentrokan head to head yang melibatkan Real Madrid dan The Reds terjadi. Secara keseluruhan keduanya telah menuntaskan empat kali pertemuan.

Pada musim ini, Los Blancos kembali menunjukkan performa sensasional sejak sistem playoff. Pasukan Carlo Ancelotti melakukan comeback dengan menyingkirkan Paris Saint-Germain pada babak 16 besar, Chelsea  di perempatfinal, dan terakhir menghadapi Manchester City pada babak semifinal.

Final Liga Champions, Aleksander Ceferin Nilai Upaya Kuat Real Madrid dan Liverpool

Menjelang final Liga Champions 2021-2022, Aleksander Ceferin mengibaratkan Madrid seperti kucing. Sesuai mitos kucing diibaratkan sebagai hewan dengan sembilan nyawa. Terlebih lagi kesebelasan Los Blancos sarat dengan skuad yang lebih matang.

Liverpool sendiri pastinya lebih berambisi merujuk pada kekalahan final sebelumnya. Ceferin mengaku jika sempat meragukan Real Madrid saat menghadapi Manchester City. Terutama saat melihat hasil leg pertama semi final Liga Champions.

Baca Juga: Prediksi Salernitana Vs Udinese 23 Mei 2022 Liga Italia

“Tapi sudah jelas mereka punya sembilan nyawa seperti kucing. Mereka itu tim yang berpengalaman. Tapi menurut saya, pertahanan mereka lemah. Mereka punya Karim Benzema yang menakjubkan,” ucap Aleksander Ceferin.

Menurutnya Karim Benzema merupakan salah satu pemain paling underrated dalam sejarah. Ia juga menilai bila Luka Modric permainannya justry meningkat seiring matangnya usia. Tidak lupa Ceferin turut menilai tim Liverpool dengan pemain yang lebih muda.

“Saya tidak berani memprediksikan siapa pemenangnya, karena nanti bisa disalahartikan. Tapi itu akan menjadi sebuah final menarik dan luar biasa,” lanjut Ceferin.

Baca Juga: Prediksi Venezia Vs Cagliari 23 Mei 2022 Liga Italia

Pada kesempatan yang berbeda Carlo Ancelotti juga menyampaikan bila timnya sedang berfokus merampungkan perjalanan Liga Champions. Pelatih akan menggunakan jasa David Alaba serta Rodrygo. Sedangkan Marcelo yang kabarnya bakal meninggalkan klub akhir musim ini. Masih akan menjalani laga pamungkas di Stade de France, Paris.

“Marcelo belum mengucapkan selamat tinggal! ia masih kapten kami untuk final di Paris,” ujar Carlo Ancelotti, Sabtu 21 Mei 2022.

Ancelotti memaparkan Gareth Bale masih berkutat dengan sakit yang mendera fisiknya. Namun, ia membuka kemungkinan Bale kembali fit dalam waktu dekat. Sehingga berpotensi tampil di partai final nanti.

 

Liverpool Melenggang Ke Final Liga Champions Pergunakan Fabinho Lawan Real Madrid

Fabinho siap tampil untuk final Liga Champions akhir Mei nanti. Ia merupakan salah satu pemain kunci Liverpool. Performa sang gelandang memberikan keseimbangan pada lini tengah The Reds. Sebelumnya ia mengalami cedera hamstring saat berhadapan dengan Aston Villa.

“Ya, saya akan berada di sana untuk bermain. Kami bekerja dan memulihkan diri agar siap untuk final. Saya sangat tenang dan percaya diri, jadi kami harus terus bekerja dan istirahat agar ada di kondisi fisik terbaik tanggal 28 Mei,” ujar Fabinho

Real Madrid yang menjadi lawan Liverpool melaju ke final setelah membalikkan situasi melawan Manchester City. Fabinho mengakui bahwa Los Blancos merupakan tim dengan sesuatu yang berbeda. Lawan memang terbiasa bermain di Liga Champions  dalam tiga pertandingan terakhir mereka menang dengan cara yang sama. Yaitu mencetak dua gol atau lebih dalam waktu relatif singkat.

Los Blancos Serius Hadapi The Reds untuk Gelar Selanjutnya

Real Madrid menghabiskan sebagian besar bulan Mei mempersiapkan pertandingan terbesar musim ini. Menghadapi Liverpool di Final Liga Champions UEFA  notabene tim paling kuat di sepak bola saat ini.

Jurgen Klopp mampu mengubah The Reds menjadi mesin gol paling ditakuti di Eropa. Meski Ancelotti menilai bukan berarti mereka tidak terkalahkan. Walau final Liga Champions akan menjadi laga sulit. Real Madrid tetap positif dan optimis mampu mempertahankan prestasi mereka.

VAR menjadi pusat perhatian lantaran menjadi bagian integral untuk banyak hal. Ketika Liverpool memiliki Sadio Mane dan Mohammed Salah dan mereka mencoba menerobos masuk. Demikian pula saat kotak terlarang memiliki Vinicius Junior dan Karim Benzema dari sisi berlawanan.

Kemungkinan tekel karena penjagaan ketat memicu terjadinya penalti. Maka VAR akan sangat membantu wasit mengambil keputusan. Menurut Anda siapakah yang mampu keluar sebagai juara Liga Champions 2021-2022.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai