Julian Nagelsmann Bayern Munchen, Bangga Lumpuhkan Inter

Julian Nagelsmann Bayern Munchen, Bangga Lumpuhkan Inter

Julian Nagelsmann Bayern Munchen, Bangga Lumpuhkan Inter

Julian Nagelsmann Bayern Munchen, Bangga Lumpuhkan Inter
Julian Nagelsmann Bayern Munchen, Bangga Lumpuhkan Inter

Hasil Pertandingan Bayern Munchen – Julian Nagelsmann Bayern Munchen merasa lega karena skuad raksasa Jerman sukses melumpukan 0-2 Inter Milan. Nerazzurri terkapar dalam kandang sendiri, sebaliknya aksi lapangan Die Bayern terbukti cemerlang. Pertemuan antara Inter Milan dengan Bayern Munchen yang terjadi di Giuseppe Meazza sebenarnya berlangsung cukup seimbang.

Namun dari segi permainan pasukan Bundesliga jauh lebih kuat. Hanya saja tamu tidak benar-benar mendominasi pertandingan atas Inter. Hal tersebut terlihat, ketika pasukan Die Bayern hanya menguasai bola sebanyak 56% dan melepaskan 11 tembakan ke arah gawang dari 21 percobaan.

Pertandingan mulai dengan permainan tempo tinggi yang langsung saling menekan dari semua sisi lapangan. Memasuki menit ke-10 babak pertama, Bayern Munchen bermain begitu baik mengelola bola dalam lapangan. Kesebelasan Jerman mampu mengurung Inter pada wilayah sepertiga akhir lini pertahanan.

Pasukan Julian Nagelsmann Bayern Munchen Manfaatkan Sikap Menunggu Inter

Sementara tuan rumah terus menunggu kesempatan, pasukan Julian Nagelsmann Bayern Munchen justru berulang kali melakukan serangan hingga jantung pertahanan tuan rumah. Selain itu, serangan yang Bayern Muenchen bangun terlihat sangat membahayakan lini pertahanan pasukan Nerazzurri.

Hingga menit ke-20 gempuran pasukan Die Bayern mampu membuat Inter Milan semakin kewalahan mengatasi permainan tamu. Alhasil Onana harus bekerja keras untuk menghentikan tembakan first-time yang Muller lepaskan ke arah gawang.

Baca Juga: Napoli Liga Champions, Gol Perdana Tentukan Pertandingan

Bayern Muenchen mendapatkan peluang emas, pada menit ke-25 gempuran ke jantung pertahanan Inter Milan berbuahkan gol pembuka. Angka pertama datang dari upaya cemerlang Leroy Sane setelah berhasil mendapatkan umpan lambung yang diberikan oleh Joshua Kimmich.

Kala itu winger asal Jerman mampu mengontrol bola dengan baik dan berhasil melewati Onana. Kemudian ia melepas tembakan ke gawang yang kosong sehingga kedudukan berubah menjadi 0-1. Kebobolan yang terjadi akhirnya memaksa Inter harus keluar dari lini pertahanan mereka.

Baca Juga: Mohamed Salah Liverpool Buruk Hadapi Ganasnya Napoli

Pasukan Nerazzurri mencoba untuk meningkatkan tempo permainan serta melakukan penekanan ke jantung pertahanan Bayer Munchen. Namun sisi lain, pasukan Die Bayern nampaknya merasa nyaman dalam menguasai bola dan menunggu posisi tuan rumah lengah. Hal tersebut terbukti, ketika Bayern Muenchen hampir mencetak gol kedua.

Bayern Munchen Berusaha Menekan Secara Optimal Atas Pertahanan Nerazzurri

Upaya gol kedua datang melalui aksi Muller menit ke-37, hanya saja sepakannya masih melenceng tipis dari gawang. Namun tim tamu terus berusaha untuk mengejar gol kedua. Inter Milan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Meskipun begitu, hingga babak pertama usai tak ada gol tambahan yang tercipta.

Inter mencoba mengejar ketertinggalannya pada babak kedua dengan meningkatkan tempo serangan. Pada menit ke-55 pasukan Nerazzurri terlihat lebih berani bermain keluar dari lini pertahanan. Sehingga Bayern Muenchen harus menahan setiap serangan dari tuan rumah.

Barulah menit ke-61, Neuer membuat pergerakan berisiko dengan keluar dari kotak penalti. Kala itu bola hampir saja terebut oleh Lautaro Martinez. Beruntung Neuer masih bisa mengantisipasi bola dengan sangat baik.

Inter Milan yang terus coba menyerang ke jantung pertahanan Munchen, justru mengalami kebobolan untuk kedua kalinya. Tepat pada menit ke-65, skema umpan satu-dua tercipta oleh Sadio Mane dan Leroy Sane.

Aksi Sadio Mane dan Leroy Sane mampu membuat bek Inter kebingungan dalam menjaga kedua pemain tersebut. Sementara Leroy Sane mencoba mengirim umpan ke depan gawang Inter. Bola justru dibelokkan oleh D’Ambrosio ke gawang sendiri, alhasil kedudukan berubah 0-2.

Nerazzurri Kesebelasan Keras Kepala yang Pantang Menyerah

Pasukan Inter Milan jelas tak menyerah dalam mengejar ketertinggalan. Setelah kehilangan 0-2, permainan Inter justru semakin lepas dalam menggempur lini pertahanan Bayern Munchen. Lautaro Martinez dan Joaquin Correa bermain sebagai lini depan Inter Milan. Keduanya beberapa kali mendapatkan peluang untuk mencetak gol.

Namun pertahanan Bayern Munchen masih cukup tangguh untuk tertembus. Inter masih terus mencoba mencari celah peluang dalam meraih angka di laga ini. Alhasil skuat Inter Milan berhasil menciptakan beberapa situasi cukup membahayakan Bayern Munchen, tetapi pasukan Nerazzurri belum juga menciptakan gol balasan.

Sementara tambahan waktu 3 menit yang wasit berikan tidak cukup bagi Inter Milan untuk mengejar ketertinggalannya. Sehingga bentrokan berakhir dengan skor 0-2, kekalahan itu mendapat pengakuan dari Edin Dzeko atas ketangguhan Bayern Munchen ke awak media.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai striker pertandingan tersebut, Edin Dzeko mengakui bahwa skuat Inter Milan merasa sangat kerepotan melawan tim raksasa Jerman. Ia menyebut Bayern lebih baik daripada timnya.

Selain itu laga menjadi pertandingan sulit bagi Inter Milan. Lantaran pasukan Die Bayern merupakan salah satu tim terkuat Liga Champions. Sementara itu, Julian Nagelsmann selaku manajer Bayern Munchen, merasa bangga terhadap anak asuhnya. Sebab mereka berhasil meraih poin penuh pada awal laga Liga Champions.