Massimiliano Allegri Juventus Betah Jalani Musim Buruk

Massimiliano Allegri Juventus Betah Jalani Musim Buruk

Massimiliano Allegri Juventus Betah Jalani Musim Buruk

Massimiliano Allegri Juventus Betah Jalani Musim Buruk
Massimiliano Allegri Juventus Betah Jalani Musim Buruk

Hasil Pertandingan Juventus vs Benfica – Massimiliano Allegri Juventus melanjutkan awal buruk mereka musim ini dengan kekalahan 2-1 dari Benfica. Raksasa Serie A menderita kekalahan dari Benfica pada matchday dua penyisihan grup Liga Champions. Sebelumnya Bianconeri juga kalah dengan menyakitkan atas Paris Saint-Germain  dalam laga pembuka grup. Awalnya melakoni laga bertujuan untuk bangkit kembali.

Pasukan Massimiliano Allegri memimpin lebih dulu pada menit keempat ketika Arkadiusz Milik mengonversi bola melalui Leandro Paredes kepadanya. Juventus meluncur menjelang turun minum, pada menit ke-43 Joao Mario menyamakan kedudukan untuk Benfica dari titik penalti. Tak lama David Neres membawa Benfica unggul pada menit ke-55 berkat umpan Rafa Silva.

Benfica berusaha mempertahankan poin setelah mengalahkan Maccabi Haifa total mereka memiliki enam poin dari dua pertandingan. Juventus sekarang belum poin setelah dua pertandingan menjelang doubleheader melawan Maccabi Haifa setelah jeda internasional. Hasil pertandingan Juventus vs Benfica, Bianconeri menelan kekalahan 1-2 dari kandang sendiri atas tim tamu.

Massimiliano Allegri Juventus Kecewa Pasukannya Gagal Kembali

Harapan pelatih Massimiliano Allegri Juventus, ketika timnya menjadi tuan rumah atas bentrokan dengan Benfica adalah mampu torehkan poin. Juventus sebagai tuan rumah langsung melakukan penekanan ke lini bertahan Benfica. Alhasil hanya dalam 4 menit, tim asuhan Massimiliano Allegri berhasil menjebol gawang tim tamu.

Gol datang dari umpan  akurat Paredes untuk Arkadiusz Krystian Milik yang berhasil disambut dengan baik. Melalui sundulan keras yang ia lepaskan ke sudut kiri bawah gawang Benfica. Seketika dapat mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan dini bagi Juventus dalam kandang sendiri.

Baca Juga: Diego Simeone Atletico Madrid Saksikan Rojiblancos Terjatuh

Setelah unggul 1-0 melalui gol cepat, Juventus semakin bebas meningkatkan tempo serangan. Hal tersebut terlihat, ketika pasukan Bianconeri terus-menerus melakukan penyerangan ke lini pertahanan lawan hingga menit ke-20. Bahkan tuan rumah mendapatkan sejumlah peluang emas walau tidak terwujud gol susulan setelahnya.

Sementara Benfica yang terus-menerus tertekan oleh Juventus, secara perlahan-lahan mulai bisa mengatur tempo permainan. Benfica berbalik menekan lini pertahanan Juventus, hinga memasuki menit ke-30 bola berhasil pasukan As Aguias kuasai.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Real Madrid, Sukses Samai Rekor Alex Ferguson

Juventus yang terkejut mendapatkan tekanan balik, gagal segera merapatkan lini pertahanan mereka. Nyaris saja Benfica menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Terlebih saat serangan terjadi nampaknya lini pertahanan Juventus mulai lengah. Beruntung tembakan  melengkung yang Rafa Silva lepaskan masih membentur tiang gawang.

Juventus Terlalu Mudah Puas, As Aguias Pantang Menyerah Kejar Poin

Pada Menit ke-42, pasukan Benfica mendapatkan hadiah penalti dari sang wasit. Lantaran Ramos dijatuhkan oleh Miretti dari dalam area kotak penalti. Joao Mario terpilih untuk maju sebagai algojo dalam mengesekusi tendangan penalti. Ia berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, kala itu bola mengarah ke sudut kiri atas gawang. Membuat kiper Perin tak mampu menghalau bola tersebut, alhasil kedudukan berubah menjadi 1-1.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Benfica justru terlihat lebih berbahaya lewat serangan bertempo tinggi. Aksi lapangan kesebelasan Portugal itu memaksa Juventus harus bermain bertahan. Selain itu tuan rumah tampak kerepotan dalam meladeni permainan para punggawa Benfica. Terlebih mereka harus ekstra ketatmenjaga lini pertahanan yang terus mendapatkan gempuran dari pasukan  As Aguias.

Memasuki menit ke-55, skuad Benfica berhasil membalikkan keadaan. Melalui serangan cepat yang dibangun dari tengah lapangan. Tim tamu sukses membuat lini pertahanan Juventus kocar-kacir. Meskipun bola yang Silva tembakan masih mampu tertepis oleh Perin. Neres mendapatkan posisi tepat didepan gawang Juventus, ia dengan cepat memanfaatkan kesempatan itu menjadi gol/ Sehingga kedudukan dengan cepat berubah menjadi 1-2.

Kebobolan tersebut membuat Juventus segera meningkatkan tempo serangan. Sementara Massimiliano Allegri selaku pelatih kepala mencoba membuat perubahan terhadap formasi maupun anak asuhnya. Allegri dengan cepat melakukan sejumlah pergantian pemain. Namun keputusan tersebut berbuah permainan Bianconeri semakin kocar-kacir. Sehingga memberikan celah untuk tim tamu.

Benfica yang berhasil membalikkan kedudukan menjadi 1-2, semakin bermain menekan ke lini pertahanan pasukan Bianconeri. As Aguias beberapa kali mendapatkan peluang berbahaya pada menit ke-62 dan ke-66. Dalam hal ini Juventus tampak semakin panik, dan serangan yang mereka bangun terlihat lebih kacau.

Kemenangan Berharga Bagi Benfica yang Datang Jauh dari Rumah

Pada menit ke-71, Juventus hampir menyamakan kedudukan tetapi sepakan keras yang di lepaskan oleh Moise Kean masih membentur tiang gawang. Sementara Benfica telah berhasil memimpin kedudukan, memilih memperkuat lini pertahanan hingga waktu penuh pertandingan.

Keputusan pasukan As Aguias memperkuat pertahanan lantaran tak ingin melepaskan kemenangan yang sudah ada di depan mata. Sedangkan Juventus gigih dengan  terus mencoba menyamakan kedudukan atas sisa waktu pertandingan.

Hanya saja serangan-serangan Juventus  masih mampu terpatahkan oleh kesebelasan Benfica. Bahkan tambahan waktu 3 menit tidak cukup bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Begitu Wasit meniup peluit panjang, maka skor berakhir dengan 2-1 sekaligus menjadi kemenangan indah bagi Benfica.***