Nasser Al-Khelaifi PSG Siap Belanja Raksasa Klub La Liga

Nasser Al-Khelaifi PSG Siap Belanja Raksasa Klub La Liga

Nasser Al-Khelaifi PSG Siap Belanja Raksasa Klub La Liga

Nasser Al-Khelaifi PSG Siap Belanja Raksasa Klub La Liga
Nasser Al-Khelaifi PSG Siap Belanja Raksasa Klub La Liga

Berita Terbaru PSG –  Nasser Al-Khelaifi PSG berencana membeli klub La Liga dan membayangi Barcelona. Bukan rahasia jika kedua tim PSG dan Barcelona bertransformasi menjadi rival satu sama lain. Pemilik Paris Saint-Germain bahkan tertarik untuk membeli rival sekota Barcelona.

Tujuan dari raksasa Paris adalah untuk menggulingkan Barcelona sebagai klub terbesar d kedua di Spanyol. Ketegangan antara dua klub elit Eropa itu meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semuanya bermula ketika kesebelasan Ligue 1 menandatangani superstar Brasil Neymar Jr dalam kesepakatan rekor dunia senilai sekitar Rp3.88triliun.

Raksasa Catalan juga telah melihat pahlawan mereka Lionel Messi pergi bergabung dengan Paris Saint-Germain berstatus bebas transfer tahun lalu. Dalam beberapa waktu terakhir, presiden PSG Nasser Al-Khelaifi mempertanyakan keuangan Barcelona. Termasuk pengeluaran besar Blaugrana selama jendela transfer musim panas.

Nasser Al-Khelaifi PSG Targetkan RCD Espanyol Demi Ambisi Pribadi

Ketegangan antara Nasser Al-Khelaifi PSG dengan Barcelona bisa meningkat lebih jauh. Pemilik Paris tertarik untuk membeli klub La Liga dan sudah bermain untuk membeli RCD Espanyol. Bahkan Presiden Paris Saint-Germain telah meminta UEFA untuk menyelidiki Barcelona.

Salah satu tujuan pemilik PSG Tamim bin Hamad Al Thani membeli Espanyol adalah untuk akhirnya menaungi Barcelona dalam kampanye La Liga. Sedikit informasi terkait RCD Espanyol yang sedikit lagi terkakuisi. Klub tersebut saat ini berada dalam naungan kepemilikan perusahaan mainan Cina Rastar sejak 2016.

Baca Juga: Pep Guardiola Manchester City, Pemain Cedera Jelang Derby

Klub saat ini berjalan dengan buruk secara ekonomi maupun kualitas permainan. Fakta yang dapat membuka pintu bagi raksasa Paris untuk mengambil alih. Sekaligus membangun kembali klub menggunakan kekayaan mereka yang melimpah.

Seperti yang terjadi, musim ini Espanyol belum membuat awal terbaik untuk kampanye La Liga 2022-2023. Mereka saat ini berada pada urutan ke-17 klasemen sementara Liga Spanyol. Setelah mengambil hanya empat poin dari enam pertandingan pembukaan La Liga musim ini. Tim asuhan Diego Martínez tercatat mengalami dua kekalahan beruntun di liga.

Baca Juga: Darwin Nunez Liverpool Buat Segalanya Kacau Ketika…

Espanyol terdegradasi dari papan atas Spanyol kembali selama musim 2019-2020 setelah menyelesaikan posisi terbawah. Namun, mereka berhasil mengamankan promosi musim lalu. Kabar bila PSG hendak membeli klub yang dalam situasi krisis. Besar kemungkinan mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Tentu mereka enggan kembali merasakan situasi kompetisi liga kedua.

Nasser Al-Khelaifi Mendapat Tuduhan Penjarakan Seorang Pengusaha

Kabar mengejutkan melibatkan Nasser Al-Khelaifi terkait tuduhan yang mengklaim bahwa pengusaha di Qatar memiliki informasi kompromi tentang perannya dalam tawaran Piala Dunia 2022. Surat kabar Prancis Liberation menerbitkan tuduhan mengejutkan pada hari Rabu, 28 September 2022 waktu setempat.

Mereka mengklaim Nasser Al-Khelaifi terkait dengan pemenjaraan seorang pengusaha Qatar pada tahun 2020. Seorang kerabat Al-Khelaifi mengatakan ia tidak terlibat dalam perbuatan salah dan menjadi korban dari plot pemerasan yang gagal.

Tuduhan mengejutkan mengklaim presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi terlibat dalam pemenjaraan seorang pengusaha untuk mencegah publikasi dokumen.  Surat kabar Prancis Liberation menerbitkan penyelidikan eksplosif yang mencakup serangkaian tuduhan terhadap Al-Khelaifi.

Informasi tersebut sehubungan dengan pemenjaraan pengusaha Tayeb B pada tahun 2020, yang mendapat bantahan dari pihak Nasser Al-Khelaifi. Tayeb B, tertangkap di Doha pada 13 Januari 2020 dan selama hampir sembilan bulan mendekam dalam penjara.

Paris Saint-Germain Tak Terguncang Soal Kasus Menimpa Presiden

Libération menuduh bahwa Tayeb B mendekam dalam penjara karena ia memiliki dokumen yang mengklaim berkompromi dengan Al-Khelaifi. Dokumen-dokumen tersebut kemungkinan berisi informasi tentang tindakan korup dalam pemberian Piala Dunia kepada Qatar 12 tahun lalu.

Tayeb B berusia 41 tahun telah bebas dari penjara pada 1 November 2020, setelah menyerahkanUSB dokumen tersebut kepada pihak berwenang Qatar. Al-Khelaifi kemungkinan terkait dengan pemenjaraan pengusaha Doha itu.

Lebih lanjut kemungkinan bahwa perjanjian rahasia terjadi untuk menghindari dugaan informasi yang akan terpublikasikan. Merujuk pada informasi dari Libération, seorang kerabat Al-Khelaifi sama sekali menolak semua tuduhan dan mengatakan bahwa Tayeb B yang bersalah.

Penyelidikan menyeluruh berbicara tentang kondisi keras yang Tayeb B hadapi selama dalam penjara sebelum pembebasannya. Mereka mengklaim bahwa pengusaha yang tinggal di Qatar bersama istri dan anak-anaknya. Menjadi sasaran tekanan psikologis yang intens selama masa hukuman penjara.Situasi yang melanda pemiliknya sama sekali tidak berdampak banyak atas PSG.***