Riyad Mahrez Manchester City, Pukul Kritik Tajam Pep Guardiola

Riyad Mahrez Manchester City, Pukul Kritik Tajam Pep Guardiola

Riyad Mahrez Manchester City, Pukul Kritik Tajam Pep Guardiola

Riyad Mahrez Manchester City, Pukul Kritik Tajam Pep Guardiola
Riyad Mahrez Manchester City, Pukul Kritik Tajam Pep Guardiola

Hasil Pertandingan Liga Champions – Riyad Mahrez Manchester City mengirimkan respons sempurna terhadap kritik Pep Guardiola. Mahrez menjadi starter untuk laga lanjutan fase grup kontra FC Copenhagen sehari setelah pelatih mengkritik kebugarannya.

Kritikan sejatinya merupakan kesempatan bagi Mahrez untuk membuktikan bahwa Pep Guardiola salah tidak memainkannya lebih banyak. Manajer sering menganggap permainan lebih mudah ini dengan serius. Sehingga cenderung mencari pemain yang melakukan hal sama.

Pep Guardiola lantas mengakui bila ia membutuhkannya, dengan catatan Riyad Mahrez harus kembali ke performa terbaiknya. “Mahrez harus kembali dalam kondisi fisik lebih baik. Setelah yang terbaik akan datang karena sebagai pemain saya tidak bisa mengajarinya apa pun karena ia terlalu bagus,”ujar Pep Guardiola.

Riyad Mahrez Manchester City, Inginkan Posisi Permanen Skuad Reguler Sky Blues

Reaksi Riyad Mahrez Manchester City atas kritik antara dua mosi percaya. Ia memang bukan pertama kehilangan tempatnya karena penurunan performa. Sekaligus tidak akan menjadi yang terakhir di bawah Guardiola. Keindahan skuad Guardiola selalu memberikan kesempatan untuk pemain kembali pada pertandingan besar maupun kecil.

Mahrez memulai dari sisi kanan melawan Copenhagen, sebelumnya Phil Foden menggantikannya dengan serangkaian penampilan brilian dan kemitraan berkembang dengan Kevin De Bruyne. Sejak awal, ia tampak seperti memiliki poin untuk terbuktikan. Riyad Mahrez tampak frustrasi ketika Erling Haaland mengambil umpan silang dari kakinya. Kemudian menembak sendiri, pemain Norwegia itu tidak takut untuk menembak jika ada kesempatan.

Baca Juga: Prediksi Nottingham vs Aston Villa 11 Oktober 2022 Liga Inggris

Pada babak kedua, Haaland berganti dengan Cole Palmer yang pindah ke peran nomor sepuluh. Hal ini membuat Mahrez mendapat lebih banyak ruang. Seiring dengan Ruben Dias dan Joao Cancelo yang sama-sama bersikeras ia mengambil penalti City.

Kemudian Mahrez percaya diri mengirimkannya untuk menunjukkan bahwa ia masih bisa diandalkan untuk menjaga ketenangan dari titik penalti. Pelatih secara umum akan senang dengan penampilannya, bahkan jika ia tidak berada dalam jantung aksi.

Baca Juga: Prediksi Fiorentina vs Lazio 11 Oktober 2022 Serie A Italia

The Cityzen tampil perkasa dalam kandang sendiri, hasilnya FC Copenhagen semakin tersungkur ke dasar klasemen Fase Grup G Liga Champions. Bertindak sebagai tuan rumah, Manchester City seketika memberikan tekanan ke lini pertahanan tamu sejak pertandingan mulai. Kala itu Joao Cancelo mendapatkan peluang mencetak gol. Langsung memberikan ancaman, tendangan yang pemain asal Portugal itu lepaskan masih melebar dari tepat sasaran.

Manchester City Cerdik Temukan Celah Pundi-Pundi Gol

Erling Haaland berhasil melewati penjaga gawang FC Copenhagen, Kamil Grabara, guna mencetak gol menit ke-7. Sehingga kedudukan seketika berubah menjadi 1-0. Setelah berhasil unggul dengan gol cepat, Sky Blues langsung meningkatkan tempo permainan untuk menggandakan angka.

Namun, Bernardo Silva yang mendapatkan bola menit ke-12 gagal mencetak gol. Lantaran tendangan yang pemain berusia 28 tahun itu, masih mampu terantisipasi dengan baik oleh Kamil Grabara. Seiring berjalannya pertandingan pasukan Pep Guardiola semakin percaya diri berhasil menggandakan kedudukan.

Terbukti menit ke-32, Manchester City berhasil menggandakan keunggulannya. Berawal dari tendangan keras Joao Cancelo yang tertepis oleh Kamil Grabara. Ketika terjadi bola rebound, Erling Haaland sudah berada dalam kotak penalti. Striker mesin gol itu dengan mudah menyambar bola menjadi gol, alhasil kedudukan berubah 2-0.

Sementara FC Copenhagen yang tertinggal 2-0, justru nampak terlihat semakin terpuruk. Pasalnya menit ke-39, tendangan Sergio Gomez mengenai tubuh Davit Khocholava. Berujung membuat arah bola tersebut berbelok ke gawang FC Copenhagen. Seketika, kedudukan Manchester City kembali unggul 3-0 hingga babak pertama usai.

Hasil Lanjutan Liga Champions Kukuhkan Dominasi The Cityzens

Memasuki menit ke-49, Manchester City hampir menambah keunggulan. Namun tendangan melengkung Cole Palmer masih mampu tertepis oleh Kamil Grabara. Sehingga The Citizen harus membangun serangan lagi untuk menambah skor. Lantaran mereka masih belum puas, meski sudah unggul 3-0 dari FC Copenhagen.

Para pemain Manchester City sangat mendominasi permainan, dan memberikan perlawanan ke jantung pertahanan tim tamu. Citizens menekan lini pertahanan tim tamu hingga mendapat hadiah penalti menit ke-54. Marko Stamenic melakukan pelanggaran kepada Aymeric Laporte dalam area terlarang.

Riyad Mahrez maju sebagai algojo eksekusi penalti, berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik membawa tim unggul 4-0. Pada menit ke-71 Julian Alvarez mencoba mencetak gol ke gawang FC Copenhagen meski upayanya gagal memperlebar keunggulan.Namun pemain berusia 22 tahun itu berhasil mencatatkan namanya pada papan skor menit ke-76 usai menyelesaikan umpan Riyad Mahrez. Sehingga kedudukan berubah menjadi 5-0 untuk The Cityzen

Jack Grealish mendapatkan peluang menambah kedudukan, tak bisa memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol. Lantaran tendangan dari gelandang asal Inggris itu, masih mampu tertepis oleh kiper tim tamu. Pada menit ke-90+1 Sergio Gomez mendapatkan peluang bagus mencetak gol, tendangan yang ia lepaskan berhasil Kamil Grabara gagalkan.

Alhasil, Manchester City menutup babak kedua dengan kemenangan 5-0 atas FC Copenhagen. Sekaligus kemenangan tersebut membawa posisi tuan rumah sebagai puncak klasemen Fase Grup G Liga Champions.***