29 Mei 2024

SITUS SEPAK BOLA PIALA DUNIA

PREDIKSI BOLA| SKOR BOLA| BERITA BOLA| HASIL PERTANDINGAN

Senegal Juara Piala Afrika, Sambut Sadio Mane Bak Pahlawan

4 min read
Senegal Juara Piala Afrika, Sambut Sadio Mane Bak Pahlawan

Senegal Juara Piala Afrika, Sambut Sadio Mane Bak Pahlawan

Senegal Juara Piala Afrika, Sambut Sadio Mane Bak Pahlawan
Senegal Juara Piala Afrika, Sambut Sadio Mane Bak Pahlawan

Senegal juara Piala Afrika membuat para anggota tim nasional diagungkan layaknya pahlawan. Hal itu juga berlaku untuk Sadio Mane yang kembali pulang dalam rangka celebrasi. Maklum saja, kemenangan tersebut merupakan pertama kalinya dalam sejarah negara Senegal. Puluhan ribu orang bersuka ria merayakan kembalinya para pemain ke Dakar. Mereka terlihat duduk di atas mobil dan menari memenuhi jalan-jalan ibu kota.

Secara langsung Presiden Macky Sall menyambut tim nasional di bandara. Bahkan saat pelatih Aliou Cisse mengangkat piala dari atap bus kemenangan, semua orang langsung bersorak kegirangan. Sebuah fenomena yang belum pernah Senegal lakukan selama ini. Para pemain diangkut dalam bus melalui rute parade yang penuh sesak ke pusat kota Dakar.

Publik Senegal menyebut bila mereka layak bersukaria setelah penantian 60 tahun. Perayaan dimulai tepat setelah peluit akhir berbunyi pada 6 Februari 2022 lalu. Beberapa detik setelah pemain Liverpool Sadio Mane memastikan kemenangan bersejarah atas Mesir melalui adu penalti.

Orang-orang lantas berduyun-duyun memenuhi jalan-jalan Dakar, mereka menari dan menembakkan kembang api ke udara. Kemenangan Senegal di ajang AFCON menjadi hari libur nasional. Pemerintah Senegal telah menyatakan 7 Februari 2022 sebagai hari libur nasional untuk merayakan kemenangan pertamanya di Piala Afrika.

Senegal Juara Piala Afrika Berkat Penalti Sadio Mane

Sukacita setelah Senegal Juara Piala Afrika berkat tendangan penalti penentu Sadio Mane. Taman patung Renaissance Afrika tempat puluhan ribu orang berkumpul guna menyaksikan tim nasional Senegal mengalahkan Mesir. Bukan hanya itu, adegan kegembiraan juga terlihat di ibu kota Prancis, Paris, rumah bagi komunitas besar Senegal.

Ribuan pendukung yang merayakan berkumpul memenuhi Arc du Triomphe. Penalti kemenangan Sadio Mane menjadi alasan mengapa Senegal berhasi juara. Demi ikut merayakan sukacita itu, Presiden Sall mempersingkat tur ke luar negeri. Presiden akan mengadakan resepsi resmi bagi juara Afrika pada Selasa waktu setempat.

Baca Juga: Prediksi Atalanta Vs Fiorentina 10 Februari 2022 Coppa Italia

“Permainan yang luar biasa! Tim yang luar biasa! Anda melakukannya. Momen indah sepak bola, momen persatuan dan kebanggaan nasional yang indah. Selamat untuk pahlawan kita,” cuit Presiden Sally dari media sosial pribadinya.

Baca Juga: Prediksi AC Milan Vs Lazio 10 Februari 2022 Coppa Italia

Senegal memenangkan Piala Afrika pertama setelah adu penalti melawan pemenang tujuh kali Mesir. Sebelumnya Senegal kalah tipis pada final 2019 dan 2002. Mereka memang difavoritkan untuk memenangkan turnamen tahun 2021.

Sadio Mane Sebut Senegal Juara Piala Afrika Sebagai Pencapaian Puncaknya

Sadio Mane mengatakan memenangkan Piala Afrika pertama Senegal adalah puncak karirnya. Mane mencetak penalti kemenangan pada akhir bentrokan. Usai melihat tendangan penalti babak pertama diselamatkan hingga harus berakhir 0-0 setelah perpanjangan waktu.

Mane menyebut jika kemenangan bersama tim nasional kali ini sebagai hal terbaik dalam hidupnya. “Ini adalah hari terbaik dalam hidup saya dan trofi terbaik dalam hidup. Saya memenangkan Liga Champions dan beberapa trofi lainnya tetapi Piala Afrika paling spesial. Karena memiliki arti lebih penting bagi saya dan Senegal. Saya bahagia untuk diri sendiri, masyarakat dan semua keluarga ” ujar penyerang Liverpool berusia 29 tahun itu.

Baca Juga: Prediksi Tottenham Vs Southampton 10 Februari 2022 Liga Premier

Mane memberi Senegal keunggulan sejak awal pertandingan usai Saliou Ciss jatuh dalam kotak penalti. Pelanggaran merupakan tindakan Mohamed Abdelmonem pada menit keempat. Sayangnya, usahanya masih bisa oleh kiper Mesir Gabaski gagalkan.

“Ketika saya gagal mengeksekusi penalti pertama, itu merupakan pukulan besar. Tetapi rekan satu tim datang kepada saya. Ia berkata ‘Sadio, kami kalah bersama dan kami menang bersama. Kami tahu Anda telah melakukan terlalu banyak untuk kami, teruskan!’. Hal tersebut membuat saya lebih kuat bertindak berbeda saat memperoleh kesempatan yang kedua,” paparnya.

Selain itu, Sadio Mane juga mendapat gelar sebagai pemain turnamen. Pagi hari setelah final ia memposting foto sedang di tempat tidur bersama piala dan medali kemenangan.

Aliou Cisse Pelatih Senegal Tangan Dinginnya Ubah Masa Depan Tim

Pelatih Senegal Aliou Cisse mendedikasikan kemenangan untuk seluruh Senegal. Kemenangan Piala Afrika merupakan prestasi ketiganya di Final Nations Cup. Pria berusia 45 tahun tersebut menjadi kapten Teranga Lions ketika mereka finis sebagai runner-up pada 2002. Cisse mendedikasikan kemenangan untuk rekan senegaranya sebelum konferensi pers.

“Saya rasa kemenangan Piala Afrika benar-benar membuktikan kekuatan mental generasi ini. Kami sangat senang, kemenangan kami persembahkan untuk rakyat Senegal. Karena sejak kemerdekaan hingga sekarang kami mengejar bintang pertama,” terang Aliou Cisse.

Senegal telah menjadi tim peringkat teratas Afrika selama tiga tahun terakhir berkat arahan pelatih Cisse. Padahal ketika masih bermain bola, Cisse pernah gagal mengeksekusi penalti penting dalam kekalahan final 2002. Kemenangan kali ini merupakan hasil sumbangsing penting Sadio Mane.

Pengaruh Salah langsung memudar ketika kontes berlangsung. Mohamed Salah telah memenangkan Liga Champions dan Liga Premier bersama Sadio Mane di Liverpool. Tetapi Piala Bangsa-Bangsa jatuh ke tangan sesama penyerang The Reds karena mereka berada dalam kubu berlawanan.

Teranga Lions akhirnya mengakhiri penantian mereka mengangkat trofi. Setelah pidato berlarut-larut, akhirnya kapten Kalidou Koulibaly naik ke kotak VIP bersama presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika Patrice Motsepe, Presiden FIFA Gianni Infantino, dan sambutan Presiden Kamerun Paul Biya.

Sadio Mane telah menempatkan Senegal di atas pundaknya, merasa bertanggung jawab dengan memberikan gelar kepada negara. Tim nasional ini merupakan  generasi emas bagi Senegal. Mereka telah berhasil melakukan momentum besar bagi negara.***

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.