Christian Eriksen Brentford, Sempat Sampaikan Wasiat Kepada Istrinya

Christian Eriksen Brentford, Sempat Sampaikan Wasiat Kepada Istrinya
Christian Eriksen Brentford, Sempat Sampaikan Wasiat Kepada Istrinya

Christian Eriksen Brentford telah menandatangani kontrak selama enam bulan bermain dengan klub Liga Premier The Bees. Penampilannya di UEFA Euro 2020 tidak terlupakan, serangan jantung mengerikan yang menyerangnya. Membuat Eriksen terkapar pingsang di lapangan kala Denmark kontra Finlandia.

Insiden itu terjadi saat Eriksen sebagai Tim Nasional Denmark dalam pertandingan pembukaan penyisihan grup pada 12 Juni 2021. Pertandingan sempat berhenti untuk memberikan bantuan medis darurat sebelum dia dibawa ke rumah sakit. Finlandia memang muncul sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

Hanya saja euforia kegembiraan sama sekali tidak terlihat, lantaran fokus bukan kepada pertandingan lagi. Melainkan bagaimana keselamatan Eriksen yang sedang mempertaruhkan nyawa. Secara global para penggemar sepak bola memanjatkan doa terbaik untuknya.

Beruntung kondisi pemain berusia 29 tahun itu segera stabil, berkat upaya pemenyelamatan secara tepat dan cepat. Selanjutnya yang bermunculan adalah pertanyaan apakah dia akan bermain sepak bola lagi. Selang delapan bulan kemudian, pertanyaan banyak orang pun terjawab. Yaitu  Christian Eriksen kembali bermain bersama Brentford selama sisa musim yang sedang berlangsung.

Christian Eriksen Brentford, Beritahu Istri Minta Dibawakan Sepatu Botnya

Dibalik cerita Christian Eriksen Brentford terselip sedikit kisah kocak. Eriksen yang sempat merasa  ragu dapat bermain setelah insiden serangan jantung. Memutuskan untuk menyampaikan wasiat kepada sang istri, Sabrina. Hal tersebut pemain tim nasional Denmark lakukan saat mereka dalam perjalanan ke rumah sakit.

Eriksen memberi tahu istrinya membawakan sepatu bot kesayangannya. Namun, dia mengklaim menyesal mengungkap rahasia tersebut. Usai memperoleh kejelasan selang dua hari kemudian. Eriksen mengetahui secara jelas kondisi kesehatannya dari pihak rumah sakit. Bahkan langsung berjalan menuju proses pemulihan yang terbilang cepat. Karena terdorong keinginan untuk melangkah ke lapangan sekali lagi.

Baca Juga: Prediksi West Ham Vs Watford 9 Februari 2022 Liga Premier

“Dalam perjalanan ke rumah sakit, saya memberi tahu Sabrina bahwa sebaiknya meninggalkan sepatu bot di sini. Keputusan itu berubah dua hari kemudian. Setelah saya mengenali apa yang terjadi pada malam itu. Kemudian semua tes dimulai membuat semua pengetahuan mulai masuk termasuk mendengarkan para dokter,” ujar Christian Eriksen.

Baca Juga: Prediksi Fulham Vs Millwall 9 Februari 2022 Championship

Serangkaian tes kesehatan Eriksen lakukan dan memberikan perkembangan kesehatan positif. Harapan bisa bermain sepak bola pun kembali hadir dalam lubuk hati mantan pemain Tottenham. “Saya bisa melakukan tes dengan dokter di sepanjang jalan, sehingga bisa kembali bermain sepak bola. Ada banyak tes untuk melihat bagaimana jantung bereaksi terhadap latihan fisik lagi,” tambahnya.

Baca Juga: Prediksi Burnley Vs Manchester United 9 Februari 2022 Liga Premier

Dokter memaparkan jika penderita ICD tidak memiliki keterbatasan aktifitas. Hanya saja semua tergantung dari diagnosis dokter pada situasi setiap orang. “Saya harus bersabar tetapi mempercayai pelatih dan dokter. Memutuskan mengikuti rencana yang mereka buat dan saya nyaman tentang kembali normal,” papar Eriksen.

Buah Sikap Optimisme Christian Eriksen Kembali Bermain Sepakbola

Christian Eriksen tetap optimis meskipun jeda 8 bulan, ia sangat ingin bermain di Liga Premier sekali lagi. Eriksen pun mengklaim sejak insiden, merupakan waktu terlama yang terlewati tanpa bermain sepak bola. Ia mengungkapkan betapa sabarnya demi proses pemulihan yang tepat.

Mantan pemain Inter Milan itu juga menyatakan sekarang merasa baik dan siap untuk kembali bermain. “Ini adalah waktu terlama saya tanpa bermain sepak bola. Saya beruntung tidak mengalami cedera apa pun. Sulit tanpa sepak bola selama enam atau tujuh bulan adalah waktu sangat lama. Anda harus benar-benar sembuh atau tidak melakukan apa-apa. Seperti saya yang memulai program rehabilitasi,” ungkap Eriksen.

Rasanya bisa menyentuh bola dan turun ke lapangan setelah sekian lama beristirahat. Jelas menaikan antusiasme pribadi Eriksen yang kegembiraannya pun perlu ia kelola dengan positif. Christian Eriksen memulai karirnya sebagai pemain sepak bola Denmark yang sempat bermain untuk klub-klub besar.

Berkat talentanya gelandang serang kelahiran Denmark,  14 Februari 1992 di Denmark memegang rekor Liga Premier. Memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Denmark selama tiga musim berturut-turut. Pada tahun 2005, Eriksen bergabung dengan tim Divisi Pertama, OB dan memenangkan turnamen pada tahun keduanya.

Eriksen juga tampil impresif bersama tim nasional U-17 Denmark. Membawanya segera menjalani uji coba dengan raksasa seperti Barcelona, ​​Chelsea, Real Madrid, Manchester United dan Ajax. Hingga akhirnya Eriksen memutuskan bergabung dengan Ajax pada tahun 2008. Berkat kepiawaiannya ia dengan cepat naik pangkat, seperti masuk ke tim pertama.

Sambutan Hangat Netizen Kembalinya Eriksen ke Liga Premier

Penggemar sepak bola secara kolektif memberi sambutan hangat kepada Christian Eriksen yang segera kembali ke Liga Premier. Playmaker Denmark tersebut memperoleh kepercayaan Brentford untuk memperkuat tim selama 6 bulan.

Sang playmaker kini telah pulih sepenuhnya dari kondisi jantungnya. Kondisi kesehatannya membaik dan ia telah resmi diumumkan sebagai pemain Brentford. Mantan bintang Tottenham Hotspur itu telah dipasangi implan cardioverter defibrillator (ICD). ICD merupakan sejenis alat pacu jantung yang akan mencegah jantung secara mendadak berhenti berdetak.

Sebelum serangan jantungnya musim panas lalu, Christian Eriksen mengambil bagian reguler skuad Inter Milan yang mengangkat gelar Serie A musim lalu. Bersama Nerazzurri ia membuat 26 penampilan liga dan mencetak tiga gol. Rekor keseluruhannya bersama Inter Milan menghasilkan 8 gol dan 3 assist dari 60 penampilan untuk semua kompetisi.

Prestasi Christian Eriksen selalu dikenang bersama Tottenham pada Liga Inggris. Dia menjadi hit karena kemampuannya menciptakan peluang dan mencetak gol dari bola mati. Total 226 penampilan di Liga Inggris menyumbangkan 51 gol dan 67 assist. Brentford berharap bintang Denmark masih memiliki dampak yang sama seperti saat bersama Tottenham Hotspur.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai