Romelu Lukaku Bencana Chelsea, Tuchel Lewatkannya di Piala Carabao

Romelu Lukaku Bencana Chelsea, Tuchel Lewatkannya di Piala Carabao
Romelu Lukaku Bencana Chelsea, Tuchel Lewatkannya di Piala Carabao

SEPAK BOLA PIALA DUNIA – Romelu Lukaku bencana Chelsea padahal statusnya adalah pemain termahal sepanjang sejarah The Blues. Bila Tuchel lalai tangani pemain satu ini maka Lukaku akan mengacaukan hasil final Piala Carabao. Mantan pemain Inter itu ingin bermain dan tidak melewatkan panggung besar.

Artinya Lukaku  sangat paham ia harus lebih kuat, menggagalkannya melawan Liverpool di Wembley mungkin keputusan lebih baik. Mungkin Lukaku harus mencontoh Harry Kane tentang cara striker Inggris itu bangkit dari awal buruk musim ini.

Bila kepala pelatih Thomas Tuchel melihat Romelu Lukaku tidak berlatih dengan baik. Maka jangan berharap ia akan kembali berlaga dengan tim reguler the blues. Publik tidak tahu seperti apa suasana antara keduanya, apakah ada masalah atau semua sudah terselesaikan. Rom layaknya anak laki-laki besar yang mengerti bahwa belum memberikan lebih banyak.

Pembayaran Mahal Sia-sia, Romelu Lukaku Bencana Chelsea yang Nyata

Alasan publik menyebut Romelu Lukaku sebagai bencana Chelsea. Sejak awal kedatangan ia gagal memenuhi ekspektasi Starfford Bridge. Alih-alih memperbaiki perfomanya, Lukaku justru sesumbar jika Chelsea bukanlah tim pilihan utamanya.

Tujuh sentuhan Lukaku kala melawan Crystal Palace hanya mengahasilkan tendangan ke bagian belakang. Publik Inggris menuntut ia setidaknya tetap berkontribusi di lapangan. Mengingat Chelsea membayar sekitar Rp1.92 triliun, sebuah nominal yang fantastis. Setidaknya Lukaku harus lebih bekerja keras sesuai mahalnya harga kontrak sang bintang.

Baca Juga: Prediksi Braga Vs Santa Clara 1 Maret 2022 Liga Portugal

Sebelumnya Kane juga memiliki penurunan game awal musim juga membuat publik mempertanyakan profesionalismenya. Tetapi pada saat yang sama ia terus berupaya kembalikan sentuhan seorang striker bintang.

Semua orang dapat melihat Lukaku lebih kuat coba lihat ukuran tubuhnya. Selain itu ia lebih menunjang berkat kemampuan mumpuni. Anehnya penggemar belakangan lebih sering melihat ia  berlari melewati para pemain ketimbang meminta bola. Banyak orang mempertanyakan = apakah Lukaku benar-benar pemain Tuchel.

Baca Juga: Prediksi Atalanta Vs Sampdoria 1 Maret 2022 Liga Italia

Keinginan mendapatkan rasa respect bukan tentang apa yang telah dia lakukan di masa lalu. Semua mata saat ini mengarah terhadap apa yang ia lakukan sekarang. Karena saat ini bos Chelsea Tuchel tidak melihat kelebihannya sama sekali.

Baca Juga: Prediksi West Brom Vs Swansea 1 Maret 2022 Championship

Rupanya gaya bermain Lukaku tidak seiring dengan cara Tuchel. Rom harus menghubungkan bola agar tidak membuat ia lari di belakang. Namanya tidak terdengar selain mahalnya klub membawa ia waktu lalu.  Chelsea memiliki dua pemain yang pandai mengatasi umpan pendek saat meladeni Liverpool nanti.

Sulit Bagi Chelsea Menjual Romelu Lukaku Berharga Sama

Masalah terbesar bagi Chelsea bukan hanya Romelu Lukaku, melainkan ada pula para bek sayap mereka. Yaitu cederanya pengirim bola bagus The Blues, Reece James dan Ben Chilwell. Hingga saat ini masih diragukan apakah Lukaku benar-benar pemain Tuchel.

Timo Werner lebih menjawab seperti apa tipe striker Thomas Tuchel. Werner beberapa kali menjadi starting eleven. Sebagai pemain mahal, Lukaku seharusnya mau menurunkan sedikit egonya. Seperti berdamai dengan Tuchel sehingga dapat masuk ke tim Chelsea.

Sederhananya ini hanya tentang cara menyesuaikan diri dengan kebutuhan Chelsea sekarang. Belum ada yang mengatakan bila membawa Lukaku ke Stafford Bridge adalah keputusan cerdik. Lukaku harus berkorban karena dalam performa saat ini tidak bisa meminta Tuchel berkompromi dengan gayanya.

Melihat bagaimana perfoma Lukaku sepanjang musim ini, rasanya hampir mustahil untuk Chelsea bisa menjualnya dengan harga mahal. Berbeda ceritanya jika ia kembali menjadi berharga. Semua harus temukan jalan keluar, terasa sayang bakatnya yang luar biasa tersia-siakan.

Permintaan Sang Gelandang Bintang Kembali Ke Inter Milan

Gelandang Chelsea Romelu Lukaku justru ingin transfer ke Inter Milan kembali. Lukaku mengaku akan mengambil pemotongan gaji asal bisa hengkang dari markas The Blues. Ia tercatat sebagai pemain yang membuat rekor Liga Premier sentuhan paling sedikit dalam pertandingan.

Lukaku siap untuk menerima pemotongan gaji jika berarti dapat mengakhiri situasi neraka di Chelsea. Pemain berusia 28 tahun itu baru mencetak lima gol di Liga Premier musim ini. Meski menjadi batu sandungan bagi penyerang Belgia, Inter justru tak ingin kembali mengontraknya.

Gazzetta mengklaim juara Serie A tidak mampu membayar biaya yang sama dengan kontrak Chelsea ketika membawanya kembali ke San Siro. Sebagai gantinya Inter mengambil Edin Dzeko dari Roma secara gratis karena kendala keuangan di klub.

Romelu Lukaku pertama kali mengungkapkan bahwa tidak bahagia di Chelsea pada bulan Desember 2021. Pernyataannya itu hanya empat bulan setelah menandatangani kontrak dengan klub. Ia sempat mengungkapkan penyesalan atas caranya meninggalkan Inter.***

Prediksi Bola Terkini

PREDIKSI BOLA | SKOR BOLA | JADWAL BOLA | BERITA BOLA

Mungkin Anda Menyukai